Biografi Cheng Yu-tung, Miliuner dari Hong Kong

 Biografi Cheng Yu-tung, Miliuner dari Hong Kong

BIBLIOTIKA - Cheng Yu-tung adalah pengusaha Hong Kong yang mendirikan Chow Tai Fook Enterprises, perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, termasuk pengembangan properti, ritel, infrastruktur, telekomunikasi, hotel, kasino, dan perhiasan. Ia lahir pada 26 Agustus 1925 di Shunde, Guangdong, Cina.

Karir Cheng Yu-tung dimulai dengan mendirikan Chow Tai Fook Jewellery, toko yang menjual emas dan permata. Bermula dari satu toko, lalu bertambah seiring bergantinya tahun, Chow Tai Fook Jewellery kemudian meraksasa dengan memiliki 2.000 toko perhiasan yang tersebar di berbagai wilayah Asia. Cheng Yu-tung pun tumbuh menjadi pengusaha yang sukses, dan bisnisnya mulai merambah bidang lain.

Sukses dengan bisnis perhiasan, dia mulai merambah bisnis perhotelan, dan mendirikan perusahaan bernama New World Development pada 1970. New World kemudian mengakuisisi sejumlah hotel yang berada di Hong Kong, Macau, bahkan di Manhattan, New York. Setelah itu, Cheng Yu-tung juga masuk ke bisnis real estate dengan memegang sejumlah properti di Hong Kong, termasuk jaringan toko yang kemudian ia gunakan untuk mengembangkan bisnis ritel.

Untuk keperluan bisnis properti, Cheng Yu-tung menggunakan New World Development untuk mengembangkan proyek perumahan dan kawasan ritel, serta jaringan mal. Di antara mal yang ada di bawah jaringan New World Development adalah K11 di Tsim Tsha Tsui, yang merupakan mal terkenal di Hong Kong.

Meski memiliki banyak bisnis di berbagai bidang, namun penghasilan terbesar Cheng Yu-tung diperoleh dari bisnis perhiasan.

Pada 2012, seiring kondisi kesehatannya yang menurun akibat usia, Cheng Yu-tung mengundurkan diri dari kesibukan bisnisnya. Dia digantikan oleh Henry, putra sulungnya, yang mengendalikan jaringan bisnis perhiasan Chow Tai Fook Jewellery. Putra keduanya, Peter, menjadi direktur eksekutif New World China Land.

Sedangkan cucunya, Adrian, ditugasi mengurus New World Development. Cucunya yang lain, Sonia, diberi kekuasaan menjalankan bisnis perhotelan. Cheng Yu-tung punya anak ketiga, bernama Peter, tapi dia masih kuliah, sehingga belum dibebani tanggung jawab mengurus perusahaan.

Kini, setelah pensiun dari bisnis, bukan berarti Cheng Yu-tung menghabiskan waktunya dengan ongkang-ongkang kaki. Dia masih tetap sibuk seperti semula, meski kini lebih banyak memiliki waktu luang. Dia ditunjuk menjabat konsul kehormatan Bhutan di Hong Kong, dan duduk di dewan Bank Hang Seng, bank terbesar ketiga di Hong Kong. Selain itu, meski tidak lagi mengurusi bisnis, namun Cheng Yu-tung masih pemilik konglomerasi bisnisnya. Karenanya, dia juga masih memegang kekayaan besar, senilai 14,4 miliar dollar, yang menjadikannya masuk dalam daftar orang-orang terkaya di dunia.