6 Masalah yang Terjadi pada Payudara Besar

6 Masalah yang Terjadi pada Payudara Besar

BIBLIOTIKA - Sebagian wanita mungkin berpikir payudara berukuran besar menjadikan pemiliknya tampak lebih seksi dan menarik. Karena pemikiran itu pula, ada banyak wanita yang berharap memiliki payudara berukuran besar. Tetapi, ternyata, memiliki payudara besar tidak sebagus kelihatannya. Payudara besar—apalagi ekstra besar—justru berpotensi menimbulkan masalah, dari masalah kenyamanan tidur, hingga masalah lainnya.

Ukuran payudara yang dianggap ekstra besar adalah yang punya bobot lebih dari setengah kilogram per payudara. Biasanya, payudara dengan ukuran itu disebut makromastia. Sedangkan ukuran payudara yang lebih besar dari makromastia disebut gigantomastia. Payudara dalam level gigantomastia bisa memiliki bobot sampai 1 kilogram lebih per payudara.

Menyangkut payudara besar, berikut ini beberapa masalah yang bisa terjadi, dan yang biasa dialami pemiliknya.

Payudara berukuran besar lebih cepat mengendur

Biasanya, pembesaran payudara terjadi sejak masa puber, setelah melahirkan, ketika terjadi kenaikan berat badan, dan ketika menopause. Payudara yang memiliki ukuran ekstra besar biasanya disebabkan oleh pertumbuhan lemak adiposa yang lebih banyak daripada kelenjar susu.

Berbeda dengan payudara berukuran kecil atau sedang, payudara besar lebih cepat mengendur, karena tarikan gravitasi lebih kuat. Dengan kata lain, keindahan payudara besar lebih singkat dibanding payudara yang lebih kecil.

Payudara besar sering menimbulkan nyeri punggung

Payudara berukuran besar, apalagi ekstra besar, menjadikan dada menanggung beban yang lebih berat. Jika tidak ditopang dengan baik oleh otot di sekitarnya, akhirnya akan memicu beberapa gangguan kesehatan. Dalam hal ini, yang biasa terjadi adalah munculnya nyeri punggung parah, nyeri leher, deformasi tulang belakang, dan sulit mempertahankan postur tubuh yang baik.

Pemilik payudara besar sering tidak percaya diri

Berbeda dengan persepsi sebagian orang yang mungkin menganggap payudara besar menjadikan pemiliknya bangga, ternyata pemilik payudara besar justru sering merasa tidak percaya diri. Ukuran payudara yang terlalu besar menjadikan mereka sering menjadi pusat perhatian, karena ukuran payudaranya terlalu menarik perhatian.

Untuk mengatasi hal itu, biasanya wanita berpayudara besar kerap sengaja menyembunyikan dadanya dengan membungkuk. Yang jadi masalah, kebiasaan itu dapat memperburuk keadaan nyeri punggung yang sudah ada sebelumnya. Selain itu, pemilik payudara besar juga sering punya masalah dengan tali bra, dan tidak nyaman ketika beraktivitas karena gerakannya terbatas.

Payudara terlalu besar memicu gangguan medis 

Selain nyeri punggung, ukuran payudara yang terlalu besar juga bisa menyebabkan mati rasa di jari tangan, dan nyeri di dinding dada, serta sesak napas. Gangguan kesehatan lain yang kemungkinan bisa diderita adalah sakit kepala dan migrain. Wanita dengan payudara ekstra besar juga dapat mengalami gangguan tidur, sleep apnea, ruam di bawah payudara atau di antara payudara, juga ruam di bawah jalur tali bra.

Payudara besar berisiko menekan tulang rusuk

Beban berlebihan di dada seseorang, dalam hal ini ukuran payudara yang besar, bisa mengakibatkan perubahan struktur tubuh. Bertambahnya usia wanita, ditambah dengan beban berat akibat ukuran payudara yang besar, akhirnya berisiko menekan tulang rusuk, tulang belikat, dan syaraf di daerah dada.

Lebih sulit mendeteksi benjolan pada payudara

Dibanding payudara kecil atau sedang, pemilik payudara besar lebih sulit dalam mendeteksi benjolan atau kelainan pada payudaranya. Hal itu terjadi karena payudara besar memiliki lebih banyak jaringan lemak, sehingga pemiliknya lebih kesulitan dalam meraba dan mendeteksi dini adanya masalah. Karenanya, pemilik payudara besar perlu mengunjungi dokter secara rutin, untuk menjalani pemeriksaan payudara secara klinis.