Tips Mencegah Anak Gemuk Sejak Kecil

Tips Mencegah Anak Gemuk Sejak Kecil

BIBLIOTIKA - Anak Anda menunjukkan tanda-tanda kegemukan? Anda tentunya khawatir. Dibandingkan keinginan untuk melihat anak Anda tumbuh dengan postur tubuh subur, orangtua masa kini ternyata berhadapan dengan risiko obesitas yang berkaitan dengan kesehatan di masa mendatang. Di negara-negara kaya, obesitas bahkan menjadi masalah utama kesehatan anak-anak. Di Amerika Serikat, dalam 20 tahun belakangan ini, kegemukan yang terjadi pada anak umur 6 hingga 11 tahun telah meningkat 54 persen.

Orangtua dapat menghindarkan anaknya dari masalah berat badan berlebihan dengan beberapa tips berikut ini:

Ciptakan hubungan yang baik antara anak dengan orangtua dalam hal menu makanan. Orangtua harus dapat menyeleksi makanan, camilan, serta porsi makan anak. Ini menjadi bagian dari proses yang akan menentukan selera, kepuasan makan, serta membentuk jadwal makan yang sehat bagi anak.

Jangan biarkan anak Anda kekurangan kalori akibat diet. Dengan membatasi penggunaan kalori pada anak-anak yang tengah tumbuh, berarti Anda mengganggu proses perkembangan mereka. Anak-anak yang kekurangan subsidi kalori tidak memiliki tenaga yang cukup untuk beraktivitas, serta memperlambat proses pendewasaan mereka. Ini tidak berarti bahwa Anda harus terus-menerus memberi mereka makanan yang mengandung lemak tinggi.

Penting bagi anak untuk melakukan diet lemak, tapi tetap ditunjang dengan menambah konsumsi karbohidrat seperti yang terkandung dalam buah-buahan, sayuran, sereal, roti-rotian, dan pasta sebagai pengganti kalori yang terkandung dalam lemak hewan.

Anak-anak yang makan sereal biasanya mendapatkan nutrisi yang lebih baik serta memiliki selera yang bagus dibandingkan anak yang menyukai makanan-makanan kecil atau ringan. Anak-anak juga tidak boleh didesak untuk menghabiskan seluruh makanan yang disediakan, apalagi jika makanan itu tidak mereka sukai. Akan lebih baik jika anak-anak makan karena mereka memang merasa lapar. Anda harus bisa mengajarkan anak untuk mengontrol rasa lapar dan membiasakan menunggu hingga jadwal makan mereka tiba.

Hilangkan kebiasaan menyediakan jenis makanan yang bisa dimakan di segala tempat. Misalnya beragam jenis permen atau kue-kue kecil. Apalagi, jika sang anak begitu menyukai makanan manis. Tak perlu menghilangkan sama sekali makanan tersebut dari menu, tapi buatlah mereka mengerti bahwa makanan seperti itu bisa membuat mereka memiliki kebiasaan makan yang buruk.

Hindarkan memberikan makanan penutup atau makanan bercita rasa manis sebagai hadiah bagi mereka.

Ciptakanlah suasana makan yang sehat dengan menyediakan beragam jenis makanan yang mampu menunjang kesehatan tubuh. Selain itu, kondisikan agar suasana makan menyenangkan karena kebersihan tempat makan. Anak-anak perlu mengetahui prinsip-prinsip makan. Libatkan anak-anak Anda dalam mengatur menu makan sehat bagi seluruh anggota keluarga. Ajarkan anak Anda makan secara perlahan, sehingga mereka mengetahui bagaimana cara menikmati rasa makanan dengan benar, serta sensitif terhadap rasa kenyang.