Tips Memilih dan Merawat Kain

  Tips Memilih dan Merawat Kain

BIBLIOTIKA - Kadang-kadang kita menyukai suatu model, warna, atau motif dari suatu pakaian, tetapi enggan memakainya karena merasa tidak cocok dengan bahannya, sehingga terasa tidak nyaman selama memakainya. Memang tidak semua jenis bahan cocok dipakai setiap orang. Bahan katun atau sutra, misalnya, biasanya akan lebih nyaman dikenakan daripada wool, atau bahan kulit.

Nah, agar tidak salah pilih bahan, berikut ini tip untuk mengenali beberapa jenis kain, serta cara merawatnya.

Katun

Untuk iklim tropis, bahan ini sesuai untuk dikenakan sehari-hari, karena terasa dingin (adem) dan menyerap keringat. Beberapa jenis katun ada yang sedikit kaku. Bahan ini akan rusak apabila direndam lebih dari dua jam.

Jika kain katun Anda terkena noda makanan atau minyak, Anda bisa mencucinya dengan deterjen. Disesuaikan dengan model pakaian, bahan katun bisa dicuci atau dry clean. Karena rentan terhadap jamur, pakaian berbahan katun disarankan tidak disimpan dalam kondisi basah atau terkena keringat terlalu lama.

Sutra

Bahan dari serat alami ini sangat lembut, ringan, kuat, dan tidak mudah kusut. Untuk menjaga kualitas kain sutra, disarankan untuk melakukan pencucian dengan teknik dry clean.

Linen

Untuk pakaian resmi dan nyaman digunakan, bahan ini bisa dipilih meskipun mudah kusut. Linen lebih cepat menyerap air dan udara, karenanya bahan ini cenderung memutih jika sering digunakan.

Untuk perawatannya, hindari menjemur kain linen di bawah terik matahari langsung, karena dapat memudarkan warnanya.

Polyster

Pada saat udara panas, sebaiknya kain jenis ini tidak dipilih sebagai bahan pakaian. Selain tidak menyerap keringat, polyster juga terasa panas di badan. Jika kulit Anda sensitif dan bermasalah, dianjurkan untuk tidak memakai bahan yang murni polyster, sebab akan memperparah kondisi kulit.

Selain itu, bahan ini juga cukup sulit dibersihkan jika terkena noda minyak atau makanan, karenanya Anda perlu ekstra hati-hati ketika mengenakannya.