Saat Cinta Menyapa

Saat Cinta Menyapa

BIBLIOTIKA - Tidak seperti mesin yang digerakkan oleh sesuatu, perasaan cinta yang hadir dalam diri seseorang (cowok ataupun cewek) bergerak tanpa ada yang menggerakkan. Ia hadir begitu saja, bahkan kadang secara tiba-tiba. Hati tiba-tiba berdesir setiap kali melihat seseorang yang ditaksir, ketika melihatnya berjalan tak jauh dari kita, atau ketika melihatnya tertawa, atau ketika melihatnya tengah bercakap-cakap dengan kawannya…

Perasaan itu datang secara tiba-tiba, dan ketika perasaan itu datang, tiba-tiba saja kita merasakan segalanya jadi lebih indah. Dan itulah cinta.

Jatuh cinta adalah proses yang wajar dialami setiap orang, khususnya bagi kita yang masih remaja. Karena, sebagaimana orang tua berkata, masa remaja adalah masa ketika pertama kalinya seseorang jatuh cinta.

Sebagaimana menghadapi hal-hal lainnya dalam hidup, kita pun perlu menghadapi perasaan jatuh cinta itu dengan pembelajaran. Kita memang harus belajar untuk siap menghadapi segala yang datang—termasuk perasaan jatuh cinta.

Dalam cinta tidak hanya ada kebahagiaan dan kegembiraan, namun juga ada tantangan, termasuk juga kegagalan ketika kita tak bisa meraih hati seseorang yang menjadi idaman kita. Di dalam cinta memang ada tawa bahagia, keceriaan dan kegembiraan, namun di dalamnya kita juga bisa menghadapi patah hati, kegagalan menjalin hubungan, kecemburuan, bahkan juga air mata.

Di sinilah perlunya pembelajaran untuk memahami bahwa segalanya memang memerlukan proses. Dan di dalam proses itu kita belajar. Cinta, dengan segala romantikanya, dengan segala keindahan dan kepedihannya, pada akhirnya akan mendewasakan kita, dan kita bisa belajar dari sana.