Panduan Memilih Makanan Padat untuk Bayi

 Panduan Memilih Makanan Padat untuk Bayi

BIBLIOTIKA - Bayi Anda sudah saatnya diberi makanan padat? Ada beberapa panduan yang perlu diketahui oleh orangtua, khususnya kaum ibu, dalam hal pemindahan makanan bayi dari susu ke makanan padat ini, agar proses perpindahan makanan itu bisa berlangsung lancar dan tak terganggu.

Pengenalan makanan yang baik pada bayi akan menjadi pelajaran berharga bagi bayi Anda, karena di sinilah bayi mulai belajar aneka tekstur dan warna makanan yang membantu daya eksplorasi indera pengecapnya.

Untuk bayi yang baru beralih dari susu, jangan bumbui makanan padatnya. Jangan beranggapan apa yang terasa hambar di lidah Anda juga akan terasa sama di lidah si bayi, karena bayi yang baru belajar makan bisa menerima makanan yang tawar sekalipun. Tanpa menambahkan garam dan bumbu lain ke dalam makanan bayi akan membuat bayi Anda tak tergantung pada garam. Ini baik untuk pola makan setelah ia dewasa nantinya.

Selain itu, perhatikan pula makanan yang bisa memicu alergi pada bayi. Sejumlah makanan alergen seperti ikan, telur, gandum-ganduman, kacang-kacangan, cokelat dan strowberi sebaiknya tidak diberikan kepada bayi. Makanan-makanan semacam itu baru bisa diberikan setelah bayi berusia enam bulan.

Pada bayi dengan riwayat alergi, penundaan pemberian makanan pencetus alergi bahkan sampai usia sembilan bulan hingga satu tahun. Konsultasikan pemberian makanan ini pada dokter anak Anda.


Tips menghilangkan bau karet pada dot

Untuk menghilangkan bau karet pada dot bayi Anda, gunakanlah kopi panas. Caranya, rendamlah dot itu di dalam air seduhan kopi yang masih panas. Biarkan sampai air seduhan menjadi dingin, kemudian cucilah dot dengan air biasa.

Kopi panas ini sangat berguna untuk menghilangkan bau karet pada dot, sekaligus melembutkan karetnya. Namun, bila bau karet dot itu tak juga hilang, rendamlah sekali lagi seperti penjelasan di atas.