Panduan Memilih Mainan untuk Anak

Panduan Memilih Mainan untuk Anak

BIBLIOTIKA - Tidak sedikit mainan menjadi benda berbahaya, karena orangtua keliru memilihkannya. Karena itu, setiap mainan hendaknya dipilih yang memiliki unsur pendidikan untuk merangsang motorik anak dan kreativitas mereka.

Berikut ini adalah beberapa kiat sederhana bagi orangtua untuk memilih mainan, khususnya untuk anak-anak usia tiga hingga empat tahun.

Anda harus yakin bahwa mainan yang Anda pilih cukup aman untuk anak Anda. Pengertian aman menyangkut banyak aspek, seperti bentuk yang tidak terlalu kecil yang dapat merangsang anak untuk menelannya. Alangkah baiknya orangtua ikut mengawasi mereka, terutama bagi anak-anak di bawah usia tiga tahun.

Untuk anak-anak usia tiga atau empat tahun, kenalkan mereka pada mainan yang bersifat universal. Sifat universal meliputi bentuk-bentuk dasar sebuah benda segitiga, segiempat dan lingkaran. Sedangkan warna dasar yang perlu dikenalkan adalah merah, kuning dan hijau.

Sesuaikan mainan dengan kebutuhan Anda dan anak. Kebutuhan ini bisa berarti harga yang sesuai dengan kantong Anda. Anda pun perlu memperhatikan mainan yang sesuai dengan usia mereka. Pada usia tertentu mereka perlu berkenalan dengan mainan yang sesuai dengan jenis kelamin mereka.

Jika Anda sebagai orangtua sudah menangkap minat dan kecenderungan anak-anak pada satu mainan, berikan pada mereka mainan yang sesuai dengan minatnya tadi.

Berikan pada mereka mainan yang implementatif dan mudah mereka temukan padanan bentuknya untuk merangsang imajinasi dan kreativitas. Bentuk segi empat misalnya, akan diidentikkan dengan televisi atau benda lain yang menyerupai, di rumah.

Alangkah baiknya kalau anak-anak dikenalkan pada mainan yang memiliki unsur natural, seperti mainan yang terbuat dari kayu. Mainan dari kayu mampu merangsang anak untuk berimajinasi bahwa kayu bisa dibuat apa saja.

Berikan teman bermain yang seusia agar mereka terbiasa melakukan kerjasama dan bersosialisasi dengan lingkungannya. Kemampuan anak-anak bekerjasama untuk membentuk sesuatu dengan mainan akan berpengaruh positif terhadap masa-masa berikutnya.