Kiat Mengajak Balikan Mantan Pacar (2)

 Kiat Mengajak Balikan Mantan Pacar

BIBLIOTIKA - Ketika menghadapi suasana semacam itu, dan kamu menginginkan dia balik lagi kepadamu, cobalah analisis dan pelajari. Apakah sikapnya selama ini kepadamu menunjukkan bahwa dia juga ingin balik kepadamu? Apakah ucapan-ucapannya menyiratkan dia masih mencintaimu?

Tetapi hati-hati, kamu tidak boleh terjebak pada pemahamanmu sendiri yang mungkin saja keliru. Bisa saja mantan pacarmu tidak menunjukkan tanda apa-apa namun kamu yakin dia menunjukkan tanda ingin balik lagi sama kamu. Untuk dapat melihat kebenarannya, kamu harus sebisa mungkin menilai dan menganalisisnya secara objektif.

Tetaplah menjalin komunikasi

Sebenarnya, putus cinta bukan berarti harus putus komunikasi. Meskipun hubungan cinta sudah bubar, tetap usahakanlah untuk berkomunikasi dengan sang mantan, baik komunikasi secara langsung ataupun melalui telepon. Khususnya lagi kalau kamu memang masih menginginkan dia balik lagi sama kamu.

Memang, memulai untuk mengajak komunikasi dengan mantan pacar kadang-kadang berat, khususnya apabila sudah tak ada lagi komunikasi setelah putusnya hubungan. Namun kalau tujuanmu adalah mengajaknya untuk balik lagi menjalin hubungan baru, berusahalah untuk mengajaknya kembali berkomunikasi. Telepon, kirim SMS, sama sekali tidak salah untuk menjadi awal pembuka dari suatu komunikasi yang baru.

Selain menunjukkan bahwa kamu dapat bersikap dewasa, tetap berkomunikasi dengan mantan pacar juga secara tak langsung menunjukkan bahwa kamu masih memperhatikannya, masih peduli kepadanya. Lebih dari itu, kalau kamu bisa memberikan ungkapan yang menunjukkan bahwa kamu masih menyayanginya, itu akan membuat mantan pacarmu tahu bahwa kamu masih memikirkannya dan tidak langsung pindah ke hati yang lain atau kepada cinta yang lain.

Jangan lupakan hari istimewanya

Setiap cewek memiliki naluri ingin diperhatikan, ingin dimanjakan, dan ingin menjadi pusat perhatian. Begitu pula dengan cowok, kan?

Nah, karenanya, apabila kamu sudah bubaran dengan pacarmu namun masih ingin menjalin hubungan baru dengannya, salah satu jalan yang ampuh adalah dengan tetap mengingat tanggal-tanggal atau hari-hari istimewanya, misalnya hari ulang tahunnya.

Jangan pernah melupakan hari istimewa seseorang, adalah resep yang ampuh untuk menjalin suatu hubungan, khususnya untuk menjalin hubungan baru dengan mantan pacar.

Ketika mantan pacarmu berulang tahun, misalnya, berikanlah kado untuknya, atau setidaknya mengucapkan selamat ulang tahun untuknya. Selain menunjukkan bahwa kamu masih memperhatikannya, itu akan membuatnya merasa istimewa, dan dia akan menilaimu secara lebih baik. Dengan begitu, jalan menuju hubungan baru akan lebih terbuka.

Jangan mencoba untuk mendua

Setelah kamu putus dengan pacarmu, bisa saja kamu kemudian terlibat dalam hubungan baru dengan seseorang yang lain. Namun bersamaan dengan itu, kamu masih merasa ingin balik lagi dengan mantan pacarmu tadi.

Atau bisa saja kamu sudah putus hubungan dengan pacarmu, tapi kemudian naksir dengan orang lain sekaligus masih menginginkan balik lagi dengan mantan pacarmu yang dulu.

Apa yang harus dilakukan ketika menghadapi hal semacam ini? Jangan mencoba mendua. Jangan berpikir, “Ah, kalau mantan pacarku nggak mau balik lagi, ya aku akan jalan sama si Anu.”

Meskipun barangkali pikiran semacam itu menggoda, namun jangan lakukan. Fokuslah pada hanya satu pilihan; balik lagi dengan pacarmu yang dulu, atau menjalin hubungan lain yang benar-benar baru. Karena, apabila kamu mencoba mendua dan ternyata dua-duanya mengharapkanmu, itu malah akan mendatangkan masalah baru, kan? Bisa saja kamu malah akan kehilangan kedua-duanya.

Cobalah kirim ungkapan cinta

Setelah meyakini kamu memang masih cinta sama mantan pacarmu, dan kamu ingin balik lagi sama dia, cobalah untuk mengirimkan sesuatu yang mengungkapkan perasaan cintamu kepadanya. Ungkapan cinta itu tentu bisa berbentuk macam-macam. Bisa kata-kata dalam surat, e-mail, SMS, atau bentuk lain yang biasa kamu berikan atau kamu lakukan kepada pacarmu dulu.

Lihat dan cermatilah bagaimana respon mantan pacarmu atas ungkapan cinta itu. Apakah dia menghiraukannya dan kemudian membalasnya? Apakah dia sama sekali tak menghiraukannya dan sama sekali tak ada respon? Dari situ, kamu bisa memutuskan untuk mengambil langkah terbaik dalam rangka mengajaknya balik lagi sama kamu.

Apabila dia sama sekali tak memberikan respon atau terkesan tak menghiraukan ungkapan cinta yang kamu kirimkan, cobalah menghubunginya dan tanyakanlah secara wajar, misalnya, “Hei, kamu sudah menerima e-mail-ku?” Dari situ, kamu akan melihat sendiri apakah mantan pacarmu memang masih menginginkan berhubungan denganmu ataukah tidak.

Yang patut diingat; mantan pacarmu memiliki hak untuk mau menjalin hubungan denganmu lagi ataukah tidak. Maksudnya, kalau dia memang sudah tak ingin lagi menjalin hubungan, maka kamu tidak bisa dan tidak boleh memaksanya. Cinta adalah hak segala bangsa, eh, hak semua orang!

Cobalah untuk mendekatinya

Pasangan yang saling jatuh cinta biasanya akan merasakan debar keindahan tersendiri di saat saling berdekatan. Karenanya, cobalah untuk mendekatinya, dan rasakan apakah kamu masih merasakan debar-debar sebagaimana dulu ketika kamu masih mencintainya dan menjadi pacarnya. Rasakanlah apakah kamu masih merasakan kebahagiaan (bahkan ketenteraman) ketika kamu berada di dekatnya?

Jika ya, tak ada salahnya kamu ungkapkan hal itu kepada mantan pacarmu, agar ia tahu bahwa kehadirannya masih berarti bagimu. Siapa tahu kalau ternyata mantan pacarmu juga merasakan hal yang sama…?