Kiat Mengajak Balikan Mantan Pacar (1)

Kiat Mengajak Balikan Mantan Pacar

BIBLIOTIKA - Hubungan pacaran yang terputus di tengah jalan memiliki banyak penyebab, dari faktor ketidakcocokan sampai karena adanya orang ketiga.

Ketika suatu hubungan cinta terputus, tidak selamanya sepasang pacar itu kemudian saling melupakan untuk kemudian menjauh dan menempuh jalan hidupnya sendiri-sendiri. Ada kalanya, meskipun suatu hubungan telah putus, sepasang pacar itu sesungguhnya masih merasakan perasaan cinta kepada mantan pacarnya.

Nah, apabila kamu kebetulan pernah pacaran dengan seseorang dan telah putus, namun ternyata kamu masih memendam perasaan cinta kepada mantan pacarmu, bagaimana solusinya? Salah satu jalan yang bisa ditempuh tentu saja adalah mengajaknya rujuk kembali, atau mengajaknya untuk kembali membangun hubungan yang telah terputus itu.

Namun itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, kan? Ada kalanya mantan pacar kita sudah tak mau lagi bertemu, atau yang lebih ektsrim lagi, dia tak mau lagi mengenal kita, apalagi mau menjalin hubungan baru dengan kita. Nah, berikut ini adalah kiat-kiat untuk mengajak mantan pacar rujuk kembali.

Teruslah kembangkan diri

Putus cinta bukan berarti putus hidup atau putus harapan. Karenanya, meskipun kamu sudah putus dengan pasangan, jangan pernah putus asa dan kemudian menganggap hidup sudah berakhir. Teruslah berjalan, teruslah melangkah, dan teruslah berusaha mengembangkan diri.

Ada kalanya suatu hubungan putus karena pacar kita mengeluhkan hal-hal tertentu yang ada pada diri kita. Nah, kinilah saatnya untuk memperbaiki hal-hal yang dulu dikeluhkan pacar itu, dengan cara terus mengembangkannya agar menjadi lebih baik atau semakin baik.

Dengan begitu, bisa saja pacar yang dulu meninggalkan kita karena hal tersebut kini berubah pikiran dan mau menjalin lagi suatu hubungan yang baru.

Tetap nyatakan cinta

Mengapa seseorang masih ingin balik lagi dengan mantan pacarnya? Tentu saja jawabannya karena masih cinta pada mantan pacarnya. Karenanya, sebelum memutuskan untuk mengajak mantan pacarmu balik lagi, yakinkan dulu dirimu masih mencintainya.

Setelah itu, setelah kamu masih mencintainya, nyatakan hal tersebut kepada mantan pacarmu. Katakan bahwa kamu masih cinta kepadanya, dan masih ingin menjalin hubungan dengannya.

Satu hal yang perlu diingat dalam hal ini, jangan menyinggung hal-hal yang telah lalu, jangan ungkit-ungkit kesalahan yang pernah terjadi, anggap saja semuanya kisah usang masa lalu. Niatmu sekarang adalah menjalin hubungan baru, dan bukannya mengorek luka lama. Jadi, setelah kamu yakin masih mencintainya, nyatakan perasaan itu dengan gairah cinta yang baru kepada mantan pacarmu.

Jangan mempermainkannya

Mungkin kamu tahu mantan pacarmu masih cinta banget sama kamu, dan kemudian kamu berencana untuk menjadikan itu untuk main-main demi memuaskan rasa kesenangan pribadimu. Kalau langkah itu yang coba kamu tempuh, dan kamu memang sengaja ingin mempermainkannya, maka itu bisa menjadi bumerang bagi dirimu sendiri.

Kalau kamu memang sudah tak ingin melanjutkan hubungan dengan mantan pacarmu, jangan kirimkan sinyal bahwa kamu ingin rujuk kembali padanya, meski kamu tahu dia masih sangat mencintaimu. Kenapa? Karena ini sama saja membangun luka baru di atas luka lama. Kamu tidak yakin ingin balik lagi sama dia, namun kamu hanya akan mempermainkannya.

Yang parah, ketika hubungan baru itu terjalin dan kemudian putus lagi karena kamu memang hanya main-main, maka pacarmu akan terluka untuk kedua kalinya. Setelah itu bisa saja ia trauma untuk berhubungan lagi denganmu.

Nah, sekarang bayangkan kalau setelah itu ternyata kamu sendiri yang jatuh cinta lagi kepadanya, dan sekali lagi mencoba mengajaknya menjalin hubungan yang baru lagi. Apa kira-kira yang akan diperbuatnya? Dia tak akan lagi percaya kepadamu, dan sekarang kamulah yang akan tersiksa!

Lihatlah dan pantaulah

Kamu ingin mengajak mantan pacarmu untuk balik lagi, namun masih ragu-ragu apakah dia masih mencintaimu ataukah tidak?

Jawaban untuk mengatasi keraguan semacam itu adalah dengan cara memantau pergaulannya setelah dia putus sama kamu. Lihat dan pantaulah hubungannya dengan lawan jenis. Kalau kamu cowok, lihatlah apakah mantan cewekmu terlihat mesra atau ramah dengan cowok-cowok lain (khususnya yang sekiranya akan dapat meraih hatinya).

Pantaulah apakah kedekatan mantan pacarmu dengan lawan jenisnya memang upaya untuk melupakanmu dengan jalan mencoba membuka hubungan baru dengan orang lain, ataukah karena ia membutuhkan seseorang untuk mencurahkan perasaan atas hubungannya yang putus denganmu. Bisa saja seorang cewek yang putus cinta kemudian dekat dengan cowok lain, tapi ternyata itu karena dia ingin bisa curhat atas kesedihan hatinya gara-gara putus sama kamu.

Analisalah mantan pacarmu

Mungkin kamu dan pacarmu sudah putus hubungan, namun di antara kalian masih bersama. Hal itu bisa saja terjadi karena mungkin kalian satu sekolah, atau satu kampus, atau satu tempat kursus.

Ketika menghadapi hal semacam itu, kamu harus menyadari bahwa dia bukan lagi pacarmu, meski mungkin kalian masih tetap berkomunikasi secara sehat dan tetap bersama. Sekarang sudah ada dinding pemisah yang menjadikan statusnya hanya sebagai kawan atau sahabat, namun bukan lagi sebagai pacar.

Baca lanjutannya: Kiat Mengajak Balikan Mantan Pacar (2)