Kiat Jitu agar Cewek Tergila-gila Kepadamu (2)

 Kiat Jitu agar Cewek Tergila-gila Kepadamu

BIBLIOTIKA  - Menjadi sosok yang terbaik dan istimewa tidak berarti kamu harus memaksakan diri menjadi sosok lain atau melakukan hal-hal yang memang tidak mungkin kamu lakukan atau tidak kamu kuasai. Yang dimaksudkan, jadilah sosok yang terbaik dan istimewa dalam hal diri sendiri.

Masih bingung juga? Pemahaman gampangnya begini; wujudkanlah dirimu menjadi sosok yang terbaik. Kalau kamu memiliki kelebihan dalam hal tertentu, pupuklah kelebihan itu hingga menjadi semacam keahlian, dan kemudian terus kembangkan hingga kamu dikenal dengan keahlianmu, atau kamu menjadi sosok terbaik dalam bidang itu—setidaknya di lingkungan pergaulanmu.

Nah, yang dimaksud menjadi sosok istimewa di sini adalah istimewa dalam hal yang biasa; maksudnya, biasakanlah untuk memakai pakaian yang bersih, rapi dan—kalau bisa—juga wangi. Rawatlah dirimu agar selalu enak dilihat dan tampak segar.

Nah, tentu cewek-cewek akan suka dengan sosok semacam itu, kan? Secakep apa pun, kalau kamu tidak bisa merawat diri dengan baik, cewek pun akan berpaling. Tetapi, meskipun kamu tidak memiliki tampilan fisik istimewa, cewek-cewek tetap akan suka melihatmu kalau kamu bisa menampilkan diri dengan baik.

Jangan terlalu demostratif

Biasanya, kalau lagi naksir seorang cewek, cowok akan agresif, bahkan demonstratif. Kemana saja si cewek pergi biasanya akan dikuntit, lalu sering menelepon, sering kirim SMS dengan kata-kata rayuan, dan segala macam usaha untuk menunjukkan rasa sukanya.

Sebenarnya, tidak setiap cewek menyukai perilaku yang terlalu agresif dan demonstratif seperti itu. Lebih dari itu, perilaku yang terlalu agresif dan demonstratif justru sering menjadi bumerang yang malah menjadikan si cewek menjauhi si cowok karena ngeri. Nah…!

Kalau tujuanmu memang ingin meraih hati si cewek, gunakan saja cara yang santai. Dalam arti, kamu memang harus menunjukkan sikap dan perilaku bahwa kamu menyukainya, jatuh hati kepadanya, dan menginginkan dia mau jadi pacarmu. Tapi, sekali lagi, nyantai saja.

Kalau memang ingin bertemu dengannya, bertemulah sewajarnya. Kalau memang ingin menelepon, meneleponlah sekadarnya, tidak perlu sering-sering atau terlalu lama hingga berjam-jam. Yang penting adalah kualitas, bukan kuantitas. Maksudnya, meskipun kamu hanya sesekali menelepon, tapi usahakan agar isi pembicaraanmu dengannya merupakan percakapan menyenangkan dan meninggalkan kesan yang baik.

Begitu pula kalau ingin berkirim SMS. Tidak usah sepuluh kali dalam sehari. Tidak usah kirim rayuan terus-menerus setiap pagi, siang, sore, malam. Kesannya malah murahan banget, kan? Jadi, kirim saja SMS sewajarnya, sekali-sekali, kalau memang kamu merasa perlu berkirim SMS. Isinya juga tidak perlu kata-kata rayuan melulu. Tidak semua cewek suka dirayu terus-menerus.

Dengan upaya yang santai dan tidak terlalu agresif seperti itu, justru akan menjadikan cewek yang kamu tuju akan memperhatikanmu. Di matanya, kamu tidak tampak ‘murahan’, tapi ‘istimewa’.

Sedikit jual mahal

Ini lanjutan kiat di atas, yakni jangan terlalu agresif dan demonstratif. Jual mahallah sedikit. Seperti yang kita tahu, barang yang diobral secara murahan di pinggir jalan biasanya malah tidak semenarik barang-barang berharga yang dipajang di etalase toko. Begitu pula naluri untuk memiliki seorang pacar.

Cowok tentu akan lebih merasa bangga apabila bisa mendapatkan cewek yang tidak gampangan daripada yang mudah didapat. Begitu pula halnya dengan cewek. Mereka tentu akan lebih menghargai apabila mendapatkan pacar yang sedikit ‘mahal’ daripada yang ‘murahan’.

Karena itu, sekali lagi, jangan terlalu agresif, murah mengobral rayuan, tapi jual mahallah sedikit. Maksudnya, ketika berada bersamanya, atau ketika sedang dekat dengannya, pura-puralah kamu biasa-biasa saja. Tunjukkanlah bahwa dia memang istimewa bagimu, tapi tetaplah bersikap wajar. Bikin dia sedikit penasaran.

Artinya pula, walaupun mungkin kamu tergila-gila kepadanya, jangan sampai tunjukkan ketergila-gilaanmu itu kepadanya. Karena, apabila si cewek menyadari kamu tergila-gila kepadanya, bisa-bisa dia malah akan memanfaatkanmu saja.

Kadang, cewek yang tahu dia tengah ditaksir seorang cowok, akan menjadikan itu sebagai semacam sarana untuk mendapatkan manfaat. Umpamanya, dia akan jadi sering meminta diantar kesana-kemari oleh si cowok bersangkutan saat akan membutuhkan sesuatu, atau minta dibantu hal-hal tertentu, atau hal-hal lain semacamnya.

Nah, apabila kamu mendapati hal semacam itu, jangan langsung mau-mau saja. Meskipun mungkin kamu ingin sekali menuruti kemauannya, atau ingin sekali memenuhi kebutuhannya, upayakan untuk kadang-kadang cuek kepadanya.

Sekali-kali, kalau dia meminta bantuanmu, misalnya, “Eh, nanti malam antar aku ke toko buku ya,” jangan selalu langsung menjawab ‘ya’, tapi jual mahallah sedikit. Bisa dengan jawaban, “Aduh, nanti malam aku pas ada acara”, atau, kalau kamu memang ingin bersamanya, berikan jawaban yang tidak murahan, seperti, “Coba aku lihat jadwalku nanti malam, ya. Kalau pas kebetulan kosong, bisa deh aku temani kamu.” (Meskipun kamu tahu betul bahwa nanti malam kamu tak punya acara apa pun).

Biarkan dia menebak-nebak

Cewek bisa dikatakan makhluk misterius, dan menyukai hal-hal yang misterius. Karenanya, gunakan aturan main itu ketika kamu mendekati cewek. Artinya, jangan langsung membuka diri sepenuhnya. Berikan saja dia sedikit-sedikit hal menyangkut dirimu, dan biarkan dia terus menebak-nebak.

Dalam hal yang lebih khusus menyangkut rasa cintamu kepadanya, tunjukkan saja bahwa kamu menyukainya, tapi jangan langsung beberkan itu secara frontal atau seluruhnya. Tunjukkanlah sedikit demi sedikit—dan biarkan dia terus menebak-nebak untuk tahu keseluruhannya.

Apabila kamu terlalu mudah atau terlalu cepat membuka diri dan menunjukkan dirimu serta isi hatimu sepenuhnya kepadanya, si cewek malah bisa jadi tak tertarik lagi karena dia telah menyingkap semua ‘misteri’ menyangkut dirimu. Istilah kasarnya, ‘sudah tak ada tantangannya lagi’.

Karenanya, biarkan rasa ingin tahunya tentang dirimu terus tumbuh dan berkembang. Dengan begitu, dia pun akan selalu bersikap dan berharap untuk dapat lebih mengenal dirimu lagi, dan lagi.

Jangan terlalu akrab

Kadang-kadang, hubungan yang dijalin antar cowok-cewek lebih berkembang menjadi kawan atau sahabat dibanding menjadi kekasih. Mengapa? Biasanya itu terjadi ketika faktor keakraban sudah menjadi sesuatu yang biasa di antara mereka.

Ketika keakraban dan kedekatan sudah sedemikian erat—namun belum ada kata cinta—maka pihak cewek biasanya akan lebih memilih untuk menjadikan hubungan itu sebagai persahabatan daripada hubungan cinta, karena mungkin dia merasa lebih nyaman seperti itu.

Karena itu pula, kalau kamu memang menginginkan seorang cewek untuk menjadi pacarmu—dan bukan sebatas sahabat—maka jagalah jarak agar tidak terlalu akrab atau terlalu dekat dulu. Ketika usaha pendekatan dilakukan, faktor keakraban dan kedekatan pun biasanya akan terjalin, tetapi upayakan untuk tidak sampai sangat erat, agar ketika kamu menyatakan perasaan cintamu kepadanya, dia akan membuka hatinya untuk menerimamu; bukan sebatas sahabat, namun sebagai kekasih.