Charles dan David Koch, Kakak Beradik Miliuner yang Dermawan

Charles dan David Koch, Kakak Beradik Miliuner yang Dermawan

BIBLIOTIKA - Charles Koch dan David Koch adalah dua bersaudara yang mendapatkan kekayaan besar melalui cara kuno, yaitu warisan keluarga. Perusahaan mereka, Koch Industries, didirikan oleh sang ayah, Fred Chase Koch, yang berhasil mengembangkan cara baru dalam mengolah minyak mentah menjadi minyak siap pakai. Meski Fred Koch memiliki empat anak, namun hanya Charles dan David yang memimpin Koch Industries. Perusahaan tersebut tercatat sebagai perusahaan swasta terbesar kedua di AS dengan total penjualan per tahun mencapai US$ 115 miliar.

Charles de Ganahl Koch lahir pada 1 November 1935, sementara David Hamilton Koch lahir pada 3 Mei 1940. Keduanya lahir dan tumbuh besar di Wichita, Kansas, Amerika Serikat. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah, Charles dan David kuliah di Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Setelah keduanya lulus dari perguruan tinggi, sang ayah mewariskan perusahaan kepada mereka. Sang kakak, Charles, menduduki jabatan CEO, sementara sang adik, David, menjabat sebagai Executive Vice President. Keduanya juga memiliki saham sebanyak 42 persen dalam Koch Industries. Charles masuk ke perusahaan pada tahun 1967, sementara David baru bergabung pada 1970.

Meski bisa dibilang Charles dan David mendapatkan kekayaan dengan mudah, karena hanya menerima warisan orangtua, namun bukan berarti mereka tidak bekerja sama sekali. Di tangan mereka, perusahaan warisan ayahnya terus berkembang berkali lipat, hingga jauh lebih besar dibanding ketika mereka menerimanya pada 1970-an.

Jika sebelumnya Koch Industries hanya menangani urusan minyak, Charles dan David mengembangkan perusahaan itu hingga memiliki 12 lini bisnis berbeda, mencakup manufaktur, investasi, perdagangan dan jasa komoditas, distribusi minyak, kimia, mineral, hingga peternakan. Atas hal tersebut, Koch Industries mempekerjakan lebih dari 100.000 karyawan di seluruh dunia.

Selain terkenal kaya-raya, Charles dan David juga terkenal sebagai filantropis yang sangat murah hati. Charles Koch, misalnya, mendirikan badan amal dengan nama Charles Koch Foundation, yang secara rutin menyumbang kepada lebih dari 180 perguruan tinggi dan universitas, untuk mendukung pendidikan.

Universitas-universitas terkemuka telah merasakan manfaat dari yayasan Charles Koch, di antaranya Kansas State University, University of Arizona, Brown University, dan lain-lain. Didirikan pada 1980, yayasan swasta nirlaba itu juga mendanai Institute for Humane Studies di George Mason University.  

Sementara itu, sejak tahun 2000, yayasan amal milik David Koch telah menyumbang lebih dari 750 juta dollar untuk keperluan penelitian kanker, pusat kesehatan, lembaga pendidikan, seni, lembaga budaya, dan studi kebijakan publik. Atas hal tersebut, Chronicle of Philanthropy memasukkan David Koch sebagai salah satu dari 50 dermawan top dunia.

Selain terkenal dermawan, David Koch juga terkenal sebagai pendukung antiperang. Dia menentang perang Irak, dengan mengatakan bahwa perang tersebut telah menghabiskan banyak uang, namun hasilnya cuma hilangnya banyak nyawa rakyat Amerika. “Saya mempertanyakan apakah itu hal yang benar untuk dilakukan,” ujarnya. “Di belakang yang terlihat, sepertinya itu bukan kebijakan yang baik”.

Charles Koch tinggal di sebuah rumah mewah di Palm Desert, California, Amerika Serikat, yang merupakan aset senilai jutaan dollar. Rumah itu memiliki arsitektur eksterior menakjubkan, juga luas dan nyaman. Ditutupi tanaman hijau subur, jalan menghadap rumah menawarkan pemandangan lanskap yang luar biasa dengan lingkungan yang tenang dan asri.

Sementara itu, David sang adik memiliki beberapa rumah yang semuanya mewah, termasuk di Palm Beach, yang diperkirakan bernilai 37 juta dollar, rumah di Southampton New York seluas 10.748 meter persegi, yang diperkirakan bernilai 18 juta dollar, apartemen mewah di New York seluas 5.300 meter persegi senilai 9,5 juta dollar, hingga rumah super mewah dan sangat indah di Aspen Colorado, yang nilainya diperkirakan mencapai 15.000.000 dollar.

Namun David tidak hanya bermewah-mewah untuk dirinya sendiri. Sebagaimana kakaknya, David juga mendirikan yayasan amal, bernama David Koch Foundation. Yayasan itu telah menyumbang lebih dari 750 juta dollar untuk keperluan penelitian kanker, mempertahankan dan mempromosikan seni dan lembaga kebudayaan, pengembangan pusat-pusat medis, melakukan studi kebijakan publik, dan dukungan untuk lembaga-lembaga pendidikan.

Secara khusus, David menyumbangkan 100 juta dollar untuk keperluan penelitian kanker prostat, dan memberikan masing-masing 25 juta dollar lain untuk keperluan penelitian kanker di MD Anderson Cancer Center di Houston, dan The Hospital for Special Surgery di New York.

Atas segala aktivitas filantropinya, Conde Nast Portfolio menggambarkan David Koch sebagai “salah satu dermawan yang paling rendah hati di Amerika”.