Apel dan Kedelai Bisa Menangkal Kanker

Apel dan Kedelai Bisa Menangkal Kanker

BIBLIOTIKA - Bila Anda ingin terhindar dari virus kanker dan menyehatkan paru-paru, maka rajinlah mengkonsumsi buah apel. Perlu diketahui, apel mengandung zat-zat gizi seperti mineral kalium, natrium, energi dan vitamin C, juga zat nirgizi (zat selain zat gizi) atau zat fitokimia.

Gizi tersebut mampu membantu melindungi paru-paru dari ancaman polusi udara dan asap rokok, dan mempunyai efek menyehatkan seperti antioksidan. Antioksidan adalah zat pencegah oksigen bergabung dengan zat lain yang dapat merusak sel-sel tubuh, dan mempunyai aktivitas antikanker, yakni asam elagat, asam kafeat, asam klorogenat, dan glutation (glutathione).

Sebaiknya Anda mengkonsumsi apel segar (apel yang keras dan bebas dari kerut, bintik-bintik lembek atau memar) tanpa diolah. Simpanlah di kulkas agar buah tetap segar selama dua minggu atau lebih, bergantung pada varietasnya.


Kedelai mencegah kanker

Hampir setiap hari kita bertemu dengan makanan hasil olahan kedelai seperti tahu, tempe dan juga kecap. Anda yang alergi dengan ‘makanan kampung’ itu harus segera introspeksi, karena kedelai ternyata mengandung khasiat yang luar biasa.

Menurut penelitian Pusat Riset Kanker Universitas Venderbilt di Nashville, Tennesse, wanita-wanita Asia memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap kanker. Itu disebabkan karena orang Asia terbiasa menyantap kedelai dan makanan-makanan berbahan pokok kedelai.

Para ahli gizi di Universitas Venderbilt juga melakukan riset terhadap 120 orang wanita Asia. Hasilnya, diet jangka panjang dengan memperbanyak konsumsi kedelai mengurangi risiko kanker payudara hingga 50%.

Jadi, segera tinggalkan junk food, dan beralihlah pada makanan kedelai. Tahu dan tempe juga nikmat, bukan?