Alice Walton, Putri Pewaris Perusahaan Wal-Mart

 Alice Walton, Putri Pewaris Perusahaan Wal-Mart

BIBLIOTIKA - Alice Walton adalah putri Sam Walton, pendiri dan pengusaha rangkaian toko Wal-Mart, dan satu-satunya anak perempuan dalam keluarga Walton. Sebagaimana saudaranya yang lain, Alice Walton juga memperoleh warisan ketika sang ayah meninggal dunia. Dia lahir pada 7 Oktober 1949, dan nama lengkapnya Alice Louise Walton. Dia adik S. Robson Walton, John T. Walton, dan Jim Walton. Dia juga saudara ipar Christy Walton yang telah disebutkan di bab sebelumnya.

Sebagaimana Christy Walton, Alice juga tidak ikut campur dalam operasional Wal-Mart, namun memiliki sejumlah saham pada perusahaan tersebut, yang memungkinkannya terus memperoleh passive income.

Meski tidak ikut campur dalam urusan bisnis Wal-Mart, namun Alice memiliki jiwa bisnis. Pada 1998, dia mendirikan bank investasi bernama Llama Company, dan menjadi orang penting di belakang pengembangan Northwest Arkansas Regional Airport, suatu badan yang berhubungan dengan bandar udara. Alice juga tercatat sebagai pemegang saham di salah satu perusahaan jasa keuangan yang cukup besar, yaitu E.F. Hutton.

Selain mewarisi bakat bisnis dari ayahnya, Alice juga rupanya mewarisi bakat seni dari ibunya, Helen Walton. Di masa kecilnya, Alice sering berkemah dengan ibunya, dan mereka melukis dengan cat air. Minatnya terhadap seni itu pula yang mendorong Alice berkuliah di jurusan Bachelor of Art/Science di Trinity University. Selain itu, Alice juga terkenal sebagai kolektor lukisan mahal. Dia membeli dan mengoleksi berbagai lukisan karya pelukis-pelukis terkenal dari berbagai tempat pelelangan karya seni.

Melalui Walton Family Foundation—yayasan yang didirikan oleh keluarga Walton—Alice mengembangkan Crystal Bridges Museum of American Art di Bentonville, Arkansas. Museum itu dibuka pada November 2011, dan ditujukan sebagai tempat utama untuk lembaga kesenian nasional, untuk para seniman Amerika, serta tempat masyarakat belajar kesenian. Crystal Bridges juga menjadi museum yang banyak menyimpan dan menampilkan barang-barang koleksi Alice Walton, dan telah menjadi salah satu tempat yang paling sering dikunjungi wisatawan.

Selain menyukai lukisan dan karya seni, Alice juga penyuka olah raga berkuda. Karena kesukaannya tersebut, dia pun membuka bisnis peternakan kuda di pusat kota Texas.

Pada usia 24, Alice Walton menikah dengan seorang bankir investasi Louisiana, namun kemudian bercerai dua setengah tahun kemudian. Tidak lama setelah itu, dia kembali menikah dengan seorang kontraktor, tapi lagi-lagi mereka bercerai beberapa tahun setelah meresmikan pernikahan. Setelah itu, Alice menjalani hidupnya sendirian, bersama kesibukannya di bisnis, seni, hobi, dan yayasan amal.