Pengaruh Makanan Terhadap Jerawat

 Pengaruh Makanan Terhadap Jerawat

BIBLIOTIKA - Apakah makanan yang kita konsumsi memiliki pengaruh terhadap timbulnya jerawat? Pada awal tahun 1970-an, hal itu pernah ditanyakan kepada seribu orang dokter ahli penyakit kulit di Amerika. Hasilnya, lebih dari 75 persen dari jawaban mereka menyatakan bahwa memang ada hubungan antara jerawat dan makanan yang kita konsumsi.

Makanan semisal cokelat, garam yang mengandung yodium, kacang-kacangan, serta minuman yang mengandung bahan karbonat, adalah sebagian kecil makanan yang disebut-sebut memiliki dampak langsung terhadap timbulnya jerawat. Sebagian besar dokter itu juga mengemukakan bahwa manis-manisan, juga susu, mentega, keju, dapat pula merangsang timbulnya gejala jerawat pada kulit. Karena itu, mereka menyarankan agar membatasi konsumsi atas makanan-makanan tersebut.

Nah, yang juga perlu diperhatikan adalah, penelitian yang dilakukan akhir-akhir ini justru menunjukkan kenyataan sebaliknya. Suatu penelitian yang dilakukan oleh Missouri University dan Pennsylvania University menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara jerawat dengan konsumsi cokelat, atau bahan makanan yang digoreng, atau makanan yang mengandung zat lemak.

Meskipun demikian, para dokter sebagian besarnya tetap menyarankan agar berhati-hati jika mengkonsumsi makanan-makanan semacam itu. Lebih dari itu, banyak pula wanita yang memperhatikan, bahwa setiap kali mereka makan cokelat, maka selalu timbul jerawat pada kulit wajahnya.

Berdasarkan dua hasil penelitian di atas yang bisa dibilang bertolak belakang, lalu mana yang benar? Sebenarnya, dalam hal ini, Anda sendirilah yang akan menentukan mana yang benar, sebab ada makanan tertentu yang bisa menimbulkan efek pada diri kita, akan tetapi makanan yang sama tidak menimbulkan efek apa pun ketika dikonsumsi orang lain.

“Pendapat kuno yang menyatakan bahwa bahan makanan yang mengandung minyak atau zat lemak adalah tidak baik untuk orang yang berjerawat adalah tidak tepat,” kata Dr. Shupak. “Kalau berbicara soal makanan yang bisa merangsang timbulnya jerawat, makanan yang perlu kita waspadai adalah bahan makanan yang mengandung kadar yodium yang tinggi. Meski demikian, bagi sejumlah orang tertentu bahan makanan ini pun bukan merupakan faktor utama yang berpengaruh terhadap timbulnya jerawat. Bagaiamana pun juga, yang paling baik adalah diri kita sendiri yang memperhatikan dan menentukannya.”

Lalu bagaimana cara mengetahui apakah sebuah makanan tertentu mempunyai efek menimbulkan jerawat bagi kita atau tidak?

Cobalah Anda lakukan eksperimen berikut ini: Hindarilah bahan makanan yang mengandung yodium yang tinggi, selama tiga minggu. Setelah itu, makanlah bahan makanan apa saja yang Anda kehendaki berdasarkan kesukaan Anda. Lalu lihat apa yang terjadi.

Untuk eksperimen ini, pilihlah waktu yang tepat untuk menjalankannya. Sejak pada waktu Anda mulai memakan makanan apa pun, sebaiknya tidak berbarengan dengan masa berlangsungnya datang bulan atau menstruasi. Sebab pada wanita (khususnya yang masih muda) umumnya timbul gejala jerawat pada wajah ketika masa menstruasi datang. Karenanya, akan sulit untuk membedakan apakah timbulnya jerawat itu karena masa datang bulan ataukah karena makanan yang berkadar yodium tinggi yang Anda konsumsi.

Bahan-bahan makanan yang mengandung kadar yodium tinggi antara lain adalah garam yang mengandung yodium, daging babi atau zat lemak dari daging babi, sosis, seafood, atau bahan makanan dari laut, termasuk di dalamnya ikan-ikan kaleng seperti ikan tuna dan tongkol, dan sebagainya.

Selain itu, segala jenis keju (kecuali keju Swiss), es krim, puding, bayam, ketela, ketimun, semangka, buah pir, saus selada, dan segala macam jajan semisal cokelat, manis-manisan dari toko (yang mengandung bahan yodium di dalamnya), kue-kue yang mengandung bumbu, tablet vitamin yang mengandung mineral, juga ikut berpengaruh dalam menimbulkan jerawat di wajah.