Mengenal Program Adsense

Mengenal Program Adsense

BIBLIOTIKA - Apa yang disebut Adsense? Nama lengkapnya adalah Google Adsense. Yaitu suatu program yang ditawarkan oleh Google, mesin pencari (search engine) terbesar di internet yang paling banyak digunakan para pengguna internet.

Bagaimana cara kerja Google Adsense?

Secara mudah, runtutan kerjanya seperti ini; kita memiliki website di internet, kemudian kita memasang banner iklan yang direkomendasikan Google ke dalam website yang kita miliki.

Nah, apabila pengunjung website kita meng-klik banner iklan tersebut, kita akan memperoleh sejumlah persentase bisnis (komisi) dari Google, yang besarnya antara 0,1 dollar US sampai 5 dollar US, tergantung kesepakatan. Itu hitungan persentase untuk satu kali klik. Karenanya, jika kita memiliki pengunjung 10 orang, dan mereka meng-klik banner tersebut satu kali, maka itu dihitung 10 kali klik, dan jumlah komisinya akan dikalikan 10 kali.

Komisi atau persentase yang kita peroleh tidak mengharuskan setiap orang yang meng-klik membeli produk tersebut. Maksudnya, meskipun orang yang mengklik banner iklan melalui website kita tidak membeli produk yang ditawarkan, kita tetap mendapatkan komisi dari klik tersebut. Inilah yang kemudian disebut Pay-per-click.

Sekarang asumsikan, umpama kita memiliki website di internet, dan setiap hari memiliki pengunjung sebanyak 200 orang. Dari jumlah 200 orang itu, separuhnya (100 orang) meng-klik banner iklan di website kita dari Google tadi. Maka artinya, kalau setiap klik dibayar 0,1 dollar US, kita sudah mengantongi Rp. 450.000,- per hari, atau Rp. 13.500.000,- per tahun.

Jangan terkejut dulu dengan jumlah yang mungkin terkesan ‘fantastis’ itu. Hitung-hitungannya adalah seperti ini: 0,1 dolar US (setiap kali klik) dikalikan 100 (orang yang mengklik banner iklan di website kita setiap hari) maka jumlahnya adalah 50 dolar US. Jika kurs mata uang dolar ke rupiah adalah Rp. 9000 untuk 1 dolar US, maka itu berarti jumlahnya Rp. 450.000,-

Secara simpel, beginilah rumusnya: 0,1 x 100 = US 50.

Lihat, itu baru dalam hitungan 0,1 dolar US. Bagaimana kalau jumlah prosentase komisinya lebih besar dari itu, semisal 1 dolar atau bahkan sampai 5 dolar? Tentu saja jumlahnya akan semakin banyak pula yang akan kita dapatkan, selama kita dapat memperoleh sebanyak mungkin pengunjung yang mengklik banner iklan tersebut di website kita.

Bagaimana uang didapatkan

Lalu siapa yang akan membayar kita? Siapa yang akan memberikan prosentase komisi tersebut?

Tentu saja jawabnya adalah Google. Merekalah yang akan membayar komisi tersebut atas hasil klik yang diperoleh dari website kita.

Lalu dari mana Google memperoleh uang untuk membayar kita?

Untuk menjawab hal ini, kita perlu flashback ke beberapa tahun yang lalu.

Beberapa tahun yang lalu, Google mulai menerima pemasangan iklan lewat banner yang ditampilkan di situs mesin pencarinya (http://www.google.com). Google menyebut hal tersebut sebagai ‘Google Adword’.

Kemudian, setelah itu, Google mulai menawarkan banner-banner iklan yang ada di website-nya tersebut kepada para pemilik website lain (disebut dengan istilah ‘Publisher’) di internet untuk juga menampilkannya, dengan pemberian komisi tertentu untuk setiap klik dari masing-masing website. Para publisher atau para pemilik website yang mengikuti program inilah yang kemudian disebut sebagai ‘Google Adsense’.

Jadi bentuknya bisa dibilang ‘bagi hasil’ antara Google dengan pemilik website lain yang juga mendapatkan klik dari pengunjung internet, dan pembayarannya dihitung dari setiap klik. Jadi, setiap pemasang iklan di Google yang membayar sekian dolar kepada pihak Google, sebagiannya akan diberikan oleh Google kepada para pemilik website lain yang memperoleh klik dari pengunjung atas banner iklan tersebut.

Saat ini, program semacam Adsense yang digagas oleh Google itu mulai juga terdapat di Indonesia, sehingga hitung-hitungan komisinya juga murni menggunakan mata uang rupiah.