Hal-hal Menyebalkan di Dunia Blog (1)

Hal-hal Menyebalkan di Dunia Blog

BIBLIOTIKA - Dalam aktivitas blogging, ada sisi menariknya, ada pula sisi menyebalkannya. Sisi menariknya, kita bisa mengaktualisasikan diri, menjalin pertemanan dengan sesama blogger, dan lain-lain. Tapi ada pula sisi menyebalkan dalam aktivitas blogging. Setidaknya, berikut ini yang menyebalkan.

Komentar spam

Umumnya, blog menyediakan fasilitas kotak komentar yang ditujukan untuk pengunjung atau pembaca blog. Melalui kotak komentar, pengunjung/pembaca bisa berkomunikasi atau berinteraksi dengan pemilik/penulis blog. Tujuannya tentu baik, yakni untuk saling belajar, saling bertanya dan menjawab, atau setidaknya saling sapa di antara blogger.

Tetapi, sebagian orang kemudian menyalahgunakan kotak komentar. Bukannya memanfaatkan kotak komentar untuk menanggapi posting yang ia baca, atau setidaknya berkomunikasi dengan si pemilik blog, mereka menggunakan kotak komentar sebagai semacam “buku absen”. Tak jauh beda dengan buku absen, komentar mereka juga mirip paraf—biasanya menggunakan kata-kata klise berbunyi, “Nice info,” atau, “Sip gan!”, atau, “Pertamax!” dan komentar serupa, yang rata-rata panjangnya tidak lebih dari tiga suku kata.

Selain komentar singkat mirip buku absen, ada pula orang yang menggunakan kotak komentar untuk berpromosi/berjualan. Biasanya, komentar promosi semacam itu disisipi link aktif. Karena itu pula, banyak blogger yang kemudian melarang pengunjung memasukkan link aktif ke dalam kotak komentar. Selain umumnya link aktif tersebut mengarah pada situs tidak jelas, keberadaan komentar dan link-link itu sama sekali tidak berkaitan dengan isi posting.

Komentar-komentar semacam itulah yang disebut spam. Tentu saja bentuknya tidak sesempit seperti yang dicontohkan. Masih ada beragam komentar spam lain yang bisa jadi datang ke blog kita sewaktu-waktu. Apa pun bentuknya, yang jelas komentar spam semacam itu salah satu hal menyebalkan di dunia blog. Karena itu pula, sekarang banyak blogger yang sengaja memoderasi kotak komentar untuk meminimalisir spam.

Link spam

Segala hal yang berbau spam selalu menjengkelkan, dari komentar spam, e-mail spam, sampai link spam. Apa yang disebut link spam?

Link spam adalah link yang dikirimkan dari suatu blog ke dasbor blog orang lain, padahal di blog pengirim tidak ada link apa pun yang mengarah ke blog yang dituju. Contohnya seperti ini: Link blog Si X sering muncul di dasbor blog saya, padahal di blog Si X sama sekali tidak ada link apa pun yang menuju blog saya. Jadi, link itu sengaja dikirim Si X agar muncul di dasbor blog saya, biasanya dimaksudkan agar saya mengunjungi blog Si X.

Jika munculnya link spam semacam itu satu dua kali, tentu kita masih bisa memaklumi. Yang menyebalkan adalah jika munculnya link spam itu terus menerus atau berkala (biasanya 3-4 hari sekali). Jadi, secara berkala, kita selalu melihat link spam tersebut di dasbor blog kita, padahal tidak ada link blog kita di blog pengirim link tersebut.

Biasanya, pengirim link spam adalah blogger yang blognya pernah kita komentari. Misalnya seperti ini: Kita pernah berkomentar di blog Si A, dan setelah itu kita sering mendapati link blog Si A di dasbor blog kita. Secara berkala, link blog Si A muncul terus menerus di dasbor blog kita, meski usia komentar kita di blog Si A telah bertahun-tahun lalu.

Sekilas, munculnya link blog Si A tampak tidak aneh. Blogger pemula bahkan mungkin akan menganggap itu trackback yang berasal dari link blog kita yang dulu terdapat pada komentar yang pernah kita tinggalkan di blog Si A. Tapi itu bukan trackback! Itu link spam yang sengaja dikirim oleh Si A, yang dimaksudkan agar kita terus mengunjungi blognya.

Cara mudah untuk mengetahui apakah suatu link di dasbor kita merupakan backlink, trackback, atau link spam, adalah dengan melihat wujud link-nya. Jika link blog Si A yang muncul di dasbor kita adalah link beranda/home, padahal link blog kita tidak ada di beranda blog Si A, maka itu link spam. Sekali lagi, blogger pemula mungkin kurang paham soal-soal seperti ini, tapi orang yang telah ngeblog bertahun-tahun sangat tahu hal-hal remeh semacam itu.

Ada banyak blogger yang sengaja menggunakan cara semacam itu dengan tujuan mendatangkan pengunjung. Karenanya, begitu kita meninggalkan komentar di blog milik mereka, sejak itu pula di dasbor kita akan sering terlihat link blog mereka. Para blogger pemula mungkin senang mendapati link semacam itu, karena mengira itu trackback dari komentarnya, sehingga ia pun rajin mengunjungi blog tersebut. Dan itulah yang diinginkan di pengirim link spam!

Meski cara tersebut tidak bisa dibilang jahat, tapi tidak etis. Itu tak jauh beda dengan komentar spam. Orang nyepam di kotak komentar, dengan tujuan blognya dikunjungi. Tak jauh beda, orang mengirim link spam ke dasbor blog kita, dengan maksud agar blognya dikunjungi. Sama-sama spam, dan sama-sama mengganggu.

Komentar spam bisa kita laporkan sebagai spam, dan sejak itu komentar orang tersebut akan ditandai sebagai spam. Bagaimana dengan link spam? Sama saja, kita bisa melaporkan blog pengirim link itu sebagai spam, sehingga blognya akan ditandai sebagai spam. Saya bahkan sampai membuat pengaturan khusus di Webmaster Tools, agar link dari blog tersebut dianggap sebagai link spam, sehingga Google akan menandai blog itu sebagai spam.

Baca lanjutannya: Hal-hal Menyebalkan di Dunia Blog (2)