Panduan Pintar Merawat Taman

Panduan Pintar Merawat Taman

BIBLIOTIKA - Membuat taman itu mudah, yang sulit adalah menjaga dan merawatnya. Sering kali, kita berhasil membuat taman yang tampak indah dan asri di halaman rumah kita, entah membuatnya sendiri atau menyewa jasa ahli. Tetapi, setelah itu, taman yang indah itu perlahan-lahan terbengkalai dan rusak karena malas merawatnya, atau karena kesalahan perawatan.

Nah, agar taman rumah Anda selalu dalam keadaan indah serta asyik dinikmati, Anda bisa menggunakan tips berikut ini untuk menjaga keindahannya.

Siramlah secara benar:

Sekali menyiram dengan air banyak, lebih baik dibanding berulang kali menyiram tapi dengan air yang tidak terfokus (hanya sedikit yang mengenai tanah atau tanaman di taman).

Menyiram dengan jumlah air yang cukup akan membuat perkembangan akar akan menjadi lebih baik.

Lapangan rumput perlu disiram paling tidak sekali dalam seminggu. Di musim kemarau, siramlah setiap tiga hari sekali.

Ukuran kecukupan air adalah: hentikan penyiraman jika air terlihat mengalir di atas permukaan lapangan rumput.

Siramlah tepat waktu. Awal pagi hari atau malam hari merupakan waktu yang terbaik untuk menyiram tanaman Anda, karena bisa mengurangi penguapan.

Kenalilah jenis tanah:

Tipe dan jenis tanah yang berbeda memerlukan penyiraman yang berbeda.

Gemburkan tanah sekitar tanaman, sehingga bisa cepat menyerap air dan pupuk.

Gunakanlah penutup jerami di atas area akar setebal kurang lebih lima sentimeter. Hal itu akan mengurangi penguapan air, dan mencegah erosi tanah.

Jika taman bertanah liat, tambahkan bahan organik yang bisa menggemburkan tanah, seperti kompos. Gemburkan juga tanah dengan sekop untuk mempercepat penyerapan air.

Apabila tanah terlalu banyak pasirnya, tambahkan bahan organik yang bisa menahan laju air, agar tidak terlalu cepat mengalir.

Pupuklah dengan tepat:

Bacalah petunjuk penggunaan pupuk pada kantong pupuk yang Anda gunakan. Carilah jenis pupuk yang mengandung sedikitnya seperempat unsur nitrogen.

Taburkan pupuk ketika tanah agak basah, kemudian siram dengan sedikit air. Hal ini akan mempercepat pupuk meresap ke dalam tanah untuk diserap oleh akar.

Perhatikan cuaca. Hindari memupuk tanaman menjelang hujan. Karena pupuk bisa hanyut oleh air hujan.

Gunakan pupuk dalam takaran yang minimal, tapi ulangi lebih sering. Memupuk lima kali dengan ukuran dua kilogram setahun lebih baik dibanding memupuk dua kali dengan ukuran lima kilogram.

Pangkaslah secara teratur:

Pangkaslah rumput di taman Anda secara rutin, agar tidak seperti rumput liar.

Jadikan daun-daun atau rumput yang terpangkas sebagai kompos alami. Hal itu akan menghemat pemupukan.

Jangan biarkan pohon terlalu tinggi, karena rawan tumbang. Pangkaslah rantingnya secara teratur.

Buanglah dedaunan kering dari taman Anda secara teratur. Begitu pula patahan ranting, atau barang-barang bekas, seperti kaleng dan plastik.

Cabuti semua tumbuhan yang tidak sengaja Anda tanam.