Panduan Jika Ingin Menggunakan Blog untuk Bisnis (3)

Panduan Jika Ingin Menggunakan Blog untuk Bisnis

BIBLIOTIKA - Nah, karenanya, kalau Anda kebetulan menemukan suatu tawaran bisnis baru yang belum memiliki banyak anggota, maka itu bisa dibilang sebagai bisnis segar yang masih jauh dari titik jenuh—dengan catatan kalau bisnis itu memang bagus.

Pilihlah bisnis online yang transparan

Di dalam bisnis online yang melibatkan jaringan orang banyak, maka biasanya bisnis semacam itu dioperasikan oleh seseorang yang di dalam internet di sebut sebagai ‘Administrator’. Administrator ini biasa disingkat dengan sebutan ‘Admin’. Nah, admin adalah orang yang memiliki bisnis tersebut, dia pula yang bertanggung jawab atas keseluruhan operasi bisnis itu dan juga yang menyediakan barang-barang yang diperjual-belikan di dalam bisnis online tersebut.

Nah, di dalam bisnis online yang menggunakan sistem jaringan, maka perhitungan komisinya biasanya akan dibagi seperti ini: Dari seratus persen pemasukan hasil penjualan, maka separuhnya akan masuk kepada admin, sementara separuhnya lagi akan dibagikan kepada para jaringan yang menjual.

Kalau umpama suatu barang dijual dengan harga Rp. 100.000,- maka admin akan memperoleh Rp. 50.000,- dari penjualan itu, sementara sisanya akan dibagikan kepada jaringan. Kalau umpama jaringan yang ada sebanyak 5 orang, maka berarti masing-masing orang itu akan mendapatkan Rp. 10.000,-

Di dalam masalah pembagian komisi inilah yang terkadang menjadi masalah. Di dalam bisnis online yang jujur, komisi akan langsung masuk ke rekening masing-masing jaringan tanpa melalui admin.

Karenanya, jika Anda mendapati suatu tawaran bisnis online di internet yang menyebutkan bahwa komisinya akan dikirimkan oleh admin atau pembayaran seluruhnya melalui admin untuk kemudian admin akan mengirimkan komisi untuk masing-masing orang di jaringan itu, maka itu biasanya dianggap sebagai sesuatu yang meragukan.

Sering kali yang terjadi untuk model seperti di atas itu, pada awalnya admin memang akan mengirimkan komisi untuk orang-orang di jaringan yang terlibat dalam penjualan itu, tetapi lama-lama dia akan menahan uang komisi tersebut demi keuntungan dirinya sendiri. Akibatnya, bisnis itu pun berubah menjadi scam, atau bisnis yang tidak mau membayar komisi untuk orang-orang atau jaringannya.

Idealnya, suatu bisnis online yang melibatkan jaringan seperti itu akan memberikan komisi untuk masing-masing orang yang terlibat dalam penjualan itu secara langsung. Jadi, ketika seorang pembeli baru membeli dan bergabung dalam bisnis tersebut, dia akan langsung mengirimkan uangnya kepada admin (sejumlah tertentu) dan mengirimkan sisanya untuk para jaringannya secara langsung ke rekening mereka (tanpa melibatkan admin).

Nah, untuk pembagian hasil antara admin dan jaringan ini, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan. Admin berhak mendapatkan lima puluh persen dari hasil penjualan itu, dengan catatan kalau barang yang dijual itu memang mengharuskan admin mengirimkannya lewat pos atau melalui jasa ekspedisi, semisal CD, VCD atau yang semacamnya. Dalam arti, di sini pihak admin memang membutuhkan biaya ekstra untuk keperluan pembuatan dan pengiriman barang itu, dan itu artinya dia berhak atas jumlah yang lebih besar dibanding jaringan penjualannya.

Baca lanjutannya: Panduan Jika Ingin Menggunakan Blog untuk Bisnis (4)