Apakah Pohon juga Kawin?

Apakah Pohon juga Kawin?

BIBLIOTIKA - Pohon juga kawin, meski kita tidak pernah mendapatkan undangan perkawinannya. Perkawinan pohon diwujudkan melalui bunga. Ketika serbuk sari pada bunga jantan dan betina bertemu, kawinlah mereka. Lalu terjadi pembuahan.

Tumbuhan kelas/tingkat tinggi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu tumbuh-tumbuhan berbiji keping satu atau yang disebut monokotil (monocotyledonae) dan tumbuhan berbiji keping dua atau yang disebut dikotil (dicotyledonae).

Umumnya, bunga jantan dan bunga betina tumbuh dalam satu pohon. Kenyataan semacam itu disebut pohon monokotil. Contoh pohon monokotil adalah pohon kelapa dan pohon jagung. Namun ada pula bunga jantan dan bunga betina yang terpisah—tidak tumbuh dalam satu pohon—dan hal itu disebut pohon dikotil. Contohnya adalah pohon rambutan dan pohon belimbing.

Serbuk sari bunga dipindahkan dengan bantuan angin, lebah, atau kupu-kupu. Karena itu, pohon dikotil harus ditanam berhadap-hadapan atau tidak terlalu jauh. Kalau sesama pohon jantan ditanam berdekatan, atau sebaliknya sesama pohon betina ditanam berdekatan, pohon itu akan sulit berbuah.

Fakta:

Pohon kenari memiliki hormon progesteron. Progesteron adalah hormon seks wanita yang diproduksi di ovarium. Hormon dari golongan steroid ini berpengaruh pada siklus menstruasi wanita, kehamilan, dan embriogenesis.

Hormon progesteron berfungsi menaikkan faktor pertumbuhan epidermal, meningkatkan temperatur inti selama ovulasi, mengurangi kejang dan rileks otot polos (memperluas saluran pernapasan dan mengatur lendir), antiinflamasi, dan lain-lain. Penemuan hormon tersebut pada pohon kenari benar-benar mencengangkan para ilmuwan, karena selama ini mereka mengira progesteron hanya terdapat pada manusia dan hewan.