Tips Ringan Menanggulangi Pemanasan Global

Tips Ringan Menanggulangi Pemanasan Global

BIBLIOTIKA - Pemanasan global atau global warming adalah salah satu isu paling panas abad ini. Makin banyaknya bangunan yang menggunakan kaca telah menjadikan lapisan ozon di orbit matahari semakin menipis karena efek rumah kaca, dan akibatnya bumi menjadi semakin panas karena ‘kebocoran’ tersebut.

Anehnya, dalam sebuah survei yang pernah dilakukan, ada sebanyak 72 persen orang Indonesia yang tidak mengetahui apa itu global warming atau pemanasan global ini.

Terlepas dari apakah survei tersebut akurat ataukah tidak, kita semua memiliki kewajiban dalam hal menanggulangi pemanasan global ini demi ‘penyelamatan bumi’ yang kita tinggali ini. Masing-masing dari kita tak bisa menggantungkan orang lain atau pihak lain dalam upaya menghadapi dan mengatasi masalah ini, karena ini menyangkut hidup kita dan kehidupan di bumi.

Tentu saja sebuah perubahan menyangkut bumi tak bisa dilakukan oleh satu orang saja atau satu golongan saja, karenanya kita masing-masing, orang perorang, dapat melakukannya secara bersama-sama, demi bumi yang lebih baik, tempat tinggal yang lebih baik.

Nah, berikut ini adalah tips-tips dalam upaya menanggulangi global warming atau pemanasan global ini, dan semoga masing-masing dari kita mau melaksanakannya demi bumi yang kita tinggali ini:

Segera matikan listrik apabila tidak digunakan. Jangan biasakan untuk meninggalkan alat elektronik dalam keadaan menyala apabila tidak dipakai. Segera cabut charger dari ponsel apabila telah mengisi penuh, matikan radio atau televisi apabila tak dilihat lagi, dan biasakan untuk menghemat aliran listrik di rumah kita. Meskipun tidak mengeluarkan emisi karbon, pembangkit listrik PLN menggunakan bahan bakar fosil yang menjadi penyumbang besar emisi.

Gantilah bohlam lampu ke jenis CFL, sesuai dengan daya listrik di rumah Anda. Meskipun harganya mungkin sedikit lebih mahal, namun lampu ini mampu menghemat listrik yang kita konsumsi, dan juga memiliki daya tahan yang lebih awet.

Biasakan untuk membersihkan lampu dari debu yang menempelinya. Ingat bahwa debu yang menempel pada peralatan listrik kita (dalam hal ini lampu) bisa mengurangi tingkat penerangan hingga 5 persen.

Apabila terpaksa menggunakan AC atau air conditioner, tutuplah pintu dan jendela ruangan selama AC menyala. Aturlah suhu sejuk secukupnya, sekitar 21 sampai 24 derajat Celcius.

Biasakan untuk menggunakan timer atau pengatur waktu untuk AC, kipas angin, microwave, oven, magig jar, dan lain-lainnya, agar tidak ada pemubaziran daya listrik.

Alihkan panas limbah mesin AC untuk mengoperasikan water-heater.

Tanamlah pohon-pohon di lingkungan sekitar Anda.

Jemurlah pakaian Anda di luar. Angin dan panas matahari lebih baik dari pada menggunakan mesin pengering (dryer) yang banyak mengeluarkan emisi karbon.

Gunakanlah kendaraan umum apabila memungkinkan, demi untuk mengurangi polusi udara di jalan raya.

Biasakanlah untuk hemat dalam penggunaan kertas. Ingat, kertas dibuat dari bahan baku yang berasal dari kayu.

Sebisa mungkin hindari barang-barang yang menggunakan plastik. Hampir semua sampah plastik menghasilkan gas berbahaya ketika dibakar. Sebaiknya, barang-barang yang terbuat dari plastik dipisahkan dari sampah lainnya untuk dapat didaur ulang kembali.

Sebarkan tips-tips ini kepada orang-orang di sekitar Anda, agar mereka juga turut menjaga dan berperan serta dalam menyelamatkan bumi yang kita tinggali ini.