Tips Praktis Merawat Meubel Antik

Tips Praktis Merawat Meubel Antik

BIBLIOTIKA - Meubel antik atau furnitur tua biasanya didapatkan dalam bentuk barang second atau barang yang pernah dipakai orang lain. Namanya juga antik, kan? Nah, perawatan terhadap meubel antik ini tidak bisa diperlakukan sama sebagaimana kita merawat meubel baru atau furnitur modern.

Yang pertama dan yang paling utama adalah dilihat dulu bahan dasar dari meubel antik tersebut. Kemudian pilihlah pembersih yang sesuai dengan bahan dasarnya itu. Untuk mengetahui secara jelas menyangkut hal ini, tanyakan saja pada toko barang antik; mereka biasanya juga menyediakan bahan pembersih yang tepat untuk masing-masing barang antik yang disesuaikan dengan bahan baku dasarnya.

Pada dasarnya, merawat meubel antik tidak membutuhkan banyak kerepotan. Kita hanya perlu mengelapnya dengan menggunakan kain apabila nampak kotor, dan membersihkannya secara teratur dengan sulak atau kemoceng.

Apabila suatu saat Anda ingin memperbarui pelitur dari meubel antik tersebut, usahakan agar selama pelitur barunya belum kering betul jangan sampai terkena sinar matahari, karena itu akan dapat membuat inti kayunya melepuh, bahkan merusak struktur kayunya.


Tips dan trik mengatur barang lama

Punya masalah dengan benda-benda atau barang-barang lama? Biasanya benda-benda semcam itu sudah tidak digunakan lagi, namun terasa masih sayang jika harus dibuang. Nah, berikut ini adalah tips untuk mengatur barang-barang lama milik Anda:
  1. Kumpulkan atau datalah seluruh barang yang sudah dimiliki, meliputi bentuk, gaya dan materialnya.
  2. Buatlah tata letak penempatan barang-barang tersebut pada denah ruang yang akan diisi.
  3. Perhitungkan jenis-jenis barang yang sudah dipunyai.
  4. Seleksilah barang-barang yang masih bisa dipakai.
  5. Usahakan sebanyak mungkin barang bisa dipakai lagi, tapi jangan terlalu dipaksakan.
  6. Kelompokkan barang-barang menurut gaya dan desainnya.
  7. Bila ruangan tidak mencukupi, bisa juga ditata secara mix (dicampur).
  8. Barang-barang lama kemungkinan besar finishing dan warnanya beragam. Simaklah warna dominan apa yang bisa diterapkan untuk penataannya yang baru.
  9. Sebagai aksen, hiasilah dinding dengan gambar atau lukisan sesuai nuansa yang ingin diangkat.
  10. Agar nuansa alami lebih terasa, tempatkan tanaman-tanaman hias yang menyegarkan di beberapa pojok ruangan.