Tips Mendidik Anak Berzodiak Sagitarius

Tips Mendidik Anak Berzodiak Sagitarius

BIBLIOTIKA - Anak Sagitarius lahir antara tanggal 23 Oktober–21 November. Secara garis besar, seperti inilah gambaran kepribadian anak berzodiak Sagitarius, dan saran dalam mendidiknya.

Karakter:

Berotak cerdas dan selalu ingin bebas, itulah karakter khas anak Sagitarius. Ketika masih bayi atau balita, mungkin kecerdasannya baru dapat ia tunjukkan dengan cara menjadikan dirinya sebagai pusat perhatian bagi orang-orang di sekelilingnya. Dia pintar membuat orang lain tertawa dengan tingkah laku atau ucapan-ucapannya, dan hal itu bahkan kadang terbawa sampai ia dewasa.

Ketika mulai beranjak menjadi anak-anak, si Sagitarius dapat lebih fokus dalam mengarahkan kecerdasan yang dimilikinya. Anda akan dapat melihat karakternya yang istimewa itu dari kebiasaannya mengatur dirinya sendiri secara baik, misalnya bangun tidur tepat waktu, selalu membenahi kamarnya sendiri tanpa harus diperintah, atau hal-hal lain yang ia lakukan sesuai inisiatifnya sendiri. Jika anak-anak lain mungkin harus dilatih terlebih dulu untuk melakukan hal-hal semacam itu, anak Sagitarius seperti tahu sendiri, tanpa harus diberitahu lagi.

Karena dasarnya memang sudah cerdas dan memiliki kecerdasan alami, tidak heran kalau anak Sagitarius pun akan sering menjadi bintang kelas atau langganan juara di sekolah, jika dia dididik dengan benar sesuai karakter bawaannya. Sebagaimana permata yang berkilau pun tidak akan terlihat cahayanya jika tidak diasah dengan baik, begitu pula anak Anda yang istimewa ini. Untuk membuatnya berkilau dengan keistimewaannya, Anda harus mengasahnya dengan baik.

Saran:

Yang pertama harus diingat adalah Anda harus selalu memahami bahwa anak Anda memiliki kecerdasan alami. Lebih dari itu, dia juga pecinta kebebasan. Karenanya, cara mendidik yang baik untuknya adalah membiarkannya berkembang dengan inisiatifnya sendiri, dan bukan dengan menyuruh-nyuruh, memerintah, atau sering menasihatinya.

Anak dengan kecerdasan alami biasanya sangat tidak suka jika diberitahu atau dinasihati hal-hal yang jelas-jelas sudah diketahuinya. Jika dinasihati untuk hal yang dianggapnya sepele, dia bisa mengamuk atau marah-marah dan membuat Anda terheran-heran.

Misalnya, Anda melihat anak Anda belum mandi, padahal hari sudah menjelang petang. Naluri pertama Anda sebagai orangtua pastilah ingin menyuruhnya mandi, karena hari sudah menjelang malam. Tetapi metode “menyuruh” tidak akan berguna bagi anak Sagitarius. Jika Anda mencobanya, dia bisa saja marah, dan membatin, “Mengapa harus memberitahukan sesuatu yang jelas-jelas sudah saya tahu?!”

Karenanya, jika Anda menginginkan sesuatu untuk dilakukannya, hindari metode menyuruh, memerintah, atau menasihati. Lebih baik gunakan metode bertanya yang dapat disampaikan secara halus atau tidak secara langsung. Misalnya dengan cara atau berkesan bergurau, “Hei, tampangmu masih kumal, sudah mandi belum, sih?” Dengan cara seperti itu, anak Sagitarius tidak akan merasa disuruh, diperintah, atau dinasihati. Dengan cara itu pula dia akan tergerak melakukan sesuatu yang Anda inginkan.

Jadi, kuncinya, selalu hindari “metode kuno” yang biasa digunakan orangtua dalam menghadapi anak-anaknya yang berupa 3M itu (Menyuruh, Memerintah, dan Menasihati). Bagi anak-anak lain, cara itu mungkin masih berlaku. Tapi bagi anak Sagitarius, cara itu akan dianggapnya sebagai “penghinaan” yang merendahkan kecerdasannya. Gantilah metode 3M dengan 3B (Bertanya, Bertanya, dan Bertanya lagi). Dengan cara itulah Anda akan melihat anak Anda terus berkembang dengan kecerdasannya yang alami dan istimewa.

Terakhir, menyangkut anak Sagitarius, dia adalah pecinta kebebasan. Karenanya, semakin kuat Anda mencoba mengekangnya, semakin kuat pula dia akan memberontak. Untuk hal ini, tugas Anda sebagai orangtua cukuplah menanamkan hal-hal baik yang sejati untuknya, dan setelah itu percayalah kepadanya. Biarkan dia tumbuh dan berkembang sesuai “habitatnya” yang istimewa.

Baca lanjutannya: Tips Mendidik Anak Berzodiak Capricorn