Tips Membersihkan Dinding, Lantai, dan Barang Keramik

Tips Membersihkan Dinding, Lantai, dan Barang Keramik

BIBLIOTIKA - Jika lantai atau dinding rumah Anda menggunakan keramik, atau Anda memiliki barang-barang lain yang terbuat dari keramik, ada tips jitu untuk membersihkannya, yakni dengan menggunakan belimbing wuluh. Ini merupakan cara yang mudah, sekaligus murah, namun memberikan hasil yang membanggakan. Berikut ini langkah-langkahnya.

Kupaslah atau belahlah bagian daging belimbing wuluh, kemudian gosokkan ke permukaan keramik secara merata. Diamkan selama sepuluh menit, agar kadar asamnya bekerja. Setelah itu, bersihkan keramik dengan menggunakan sikat plastik, dengan menggosoknya satu arah, baik secara vertikal ataupun horisontal, sampai nodanya terangkat. Terakhir, lap dengan kain, basah atau kering. Lakukan secara perlahan dan sedikit ditekan. Lantai keramik Anda pun akan bersih kembali.

Untuk membersihkan keramik dengan belimbing wuluh ini, pilihlah belimbing wuluh yang matang, tapi tidak terlau tua, sehingga hasilnya bisa optimal. Belimbing wuluh yang terlalu tua memiliki kadar asam yang sudah berkurang. Sedangkan belimbing wuluh yang masih muda memiliki kadar asam yang sangat sedikit.

Selain itu, hindari menggunakan air sewaktu menggosok belimbing wuluh di permukaan lantai keramik, karena air akan mengurangi kadar asamnya.


Tips merawat dinding rumah

Dinding rumah merupakan bagian yang penting dalam bangunan, karena rumah ditopang oleh dinding. Karenanya, dinding rumah tidak saja harus kuat dan kokoh, tetapi juga cantik dan bersih. Untuk merawatnya, silakan gunakan panduan berikut:

Usahakan untuk selalu membersihkan dinding rumah, minimal seminggu sekali, dengan menggunakan sulak (kemoceng). Sedang bagian atas atau atap yang biasa disinggahi sarang laba-laba, bisa dibersihkan dengan menggunakan sapu panjang.

Untuk dinding dari jenis bahan kayu, cukup dilap dengan lap kain yang kering, seminggu sekali, agar dinding kayu senantiasa terlihat bersih dan mengkilap.

Permukaan dinding atau tembok yang baru biasanya akan dicat. Nah, untuk pengecatan ini perlu benar-benar memperhatikan tahapan-tahapannya, sejak persiapan pengecatan sampai selesai dinding dicat.

Sebelum melakukan pengecatan, hal yang perlu diketahui adalah kondisi tembok, karena tembok lama atau tembok baru memerlukan proses pengecatan yang berbeda.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut di atas, dinding rumah Anda pun akan senantiasa bersih, cantik, dan sedap dipandang.


Cara menghitung kebutuhan keramik

Rumah-rumah pada masa sekarang biasa menggunakan keramik sebagai lantainya. Selain tampak cantik, lantai keramik juga mudah dibersihkan karena licin. Hanya saja, lantai keramik tergolong mahal.

Karenanya, agar pemasangan keramik di rumah Anda tidak menghabiskan banyak uang secara sia-sia, sebaiknya Anda menghitung terlebih dulu kebutuhan keramik Anda sebelum membelinya ke toko bahan bangunan, agar persediaan keramik Anda tidak sampai tersisa secara percuma. Berikut ini adalah tips untuk menghitung perkiraan kebutuhan keramik.

Untuk pemasangan biasa secara lurus, biasanya dilebihkan antara satu sampai dua persen dari kebutuhan. Sedang untuk pemasangan diagonal, biasanya dilebihkan sebanyak empat persen. Penambahan (kelebihan) ini berfungsi sebagai cadangan apabila pada proses pemasangannya mengalami masalah, semacam keramik pecah atau yang lainnya.

Satu dus keramik biasanya mampu menutupi lantai seluas satu meter persegi. Karenanya, untuk ruangan berukuran 5 x 5 meter persegi, misalnya, membutuhkan 25 dus keramik.