Tips Bila Mudik Memakai Sepeda Motor

Tips Bila Mudik Memakai Sepeda Motor

BIBLIOTIKA - Mudik atau pulang kampung pas lebaran memang tidak harus menggunakan sarana transportasi umum seperti kereta api atau bus. Selain menggunakan mobil pribadi, banyak orang yang juga suka menggunakan sepeda motor saat mudik. Apalagi kalau mudiknya dilakukan secara beramai-ramai, maka mudik dengan sepeda motor pun menjadi makin menyenangkan.

Nah, agar Anda bisa aman sekaligus nyaman selama dalam perjalanan mudik dengan motor kesayangan Anda, perhatikan tips berikut ini yang mencakup persiapan fisik pengendara dan penumpang, perlengkapan pengendara, dan juga kondisi kendaraan.

Fisik pengendara dan penumpang

Perhatikan kondisi fisik Anda. Perjalanan yang jauh, terutama di saat puasa, tentu memerlukan kondisi fisik yang prima. Pilihan waktu perjalanan juga mempengaruhi stamina pengendara dan penumpang. Perjalanan pagi menjadi salah satu pilihan terbaik, karena situasi jalan dapat terlihat jelas.

Kerugiannya, setelah mulai siang, Anda harus sering beristirahat karena cuaca yang panas akan menguras energi Anda. Solusinya, beristirahatlah setiap dua jam sekali selama 10 sampai 15 menit, berapapun jarak yang akan ditempuh. Jeda waktu istirahat akan mengembalikan kesegaran tubuh Anda.

Boleh juga melakukan perjalanan di malam hari. Tapi ingat, Anda harus berkonsentrasi penuh, sebab situasi jalan raya tidak sepenuhnya terlihat.

Jadi, mudik dengan menggunakan sepeda motor secara berombongan dan beramai-ramai lebih aman sekaligus lebih menyenangkan dibanding ngebut sendirian.

Perlengkapan kendaraan

Helm menjadi peralatan wajib yang harus dikenakan selama perjalanan. Pilihlah helm yang full face, baik untuk pengemudi maupun untuk penumpang. Lupakan helm yang usianya sudah lebih dari tiga tahun, juga jangan gunakan helm yang model setengah atau seperempat wajah.

Pastikan kaca helm masih jernih untuk melihat di malam hari. Atau Anda dapat membawa dua set helm, yang berkaca gelap untuk perjalanan siang hari, dan yang berkaca bening untuk perjalanan malam.

Selain itu, gunakanlah jaket, sepatu, dan sarung tangan untuk berkendara jarak jauh. Bila perlu, lengkapi diri Anda dengan back protector dan knee protector, baik untuk pengemudi maupun untuk penumpang. Untuk pakaian, pilihlah yang berbahan katun yang menyerap keringat.

Sedangkan untuk celana, pilihlah bahan jins atau kain tebal. Bahan kain biasa, bila terkena kibasan angin akan mengganggu kenyamanan perjalanan. Sediakan pula jas hujan dengan model setelan baju dan celana.

Satu lagi yang tidak boleh terlupa, siapkan obat-obatan P3K dan vitamin maupun suplemen makanan. Minumlah yang banyak, untuk mengganti cairan tubuh yang keluar sebagai keringat selama perjalanan.

Kondisi kendaraan

Lakukan tune up motor Anda sebelum berangkat mudik, karena itu penting sekali. Hal ini untuk mengetahui keadaan motor Anda, apakah ada spare part yang perlu diganti atau perlu perbaikan lainnya. Mintalah bengkel langganan Anda untuk teliti dalam memeriksa tekanan angin, accu, oli, keausan ban, rantai, lampu-lampu, rem, kopling, busi, klakson dan kaca spion.

Bila motor Anda telah dimodifikasi, misalnya ban, spion dan kaki-kaki diganti, kembalikanlah ke standarnya. Toh Anda akan menempuh perjalanan jauh, bukan untuk balapan atau bergaya di jalanan. Faktor kenyamanan berkendaraan jarak jauh dengan sepeda motor menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi.

Jangan lupa untuk menyiapkan cadangan spare part, seperti ban dalam, busi, tali gas dan kopling, sambungan rantai dan seperangkat kunci bengkel.

Yang paling penting dari semuanya adalah, hindari kebiasaan mengendarai motor secara ugal-ugalan, dan selalu patuhi rambu-rambu lalu-lintas.