Tips Berburu Koleksi Kaset dan CD Langka

Tips Berburu Koleksi Kaset dan CD Langka

BIBLIOTIKA - Bagi para penggemar atau kolektor compact disk (CD) musik, berburu koleksi yang sudah tak dijual di toko-toko musik merupakan keasyikan tersendiri. Ada satu kepuasan bahkan kebanggaan ketika bisa memperoleh sebuah koleksi yang tak dimiliki oleh para kolektor yang lain.

Nah, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dipakai dalam berburu koleksi CD langka, bagi Anda para penggemar CD musik-musik lama.

Syarat utama untuk bisa memperoleh koleksi yang diinginkan adalah harus sabar, tekun dan rajin bertanya, serta punya trik khusus untuk memilih dan menawar barang koleksi.

Biasanya tersedia di beberapa kios khusus. Sebagian kios cukup lengkap koleksinya. Satu CD biasanya dihargai antara Rp. 30.000,- sampai Rp. 40.000,- untuk CD biasa. Sedangkan untuk CD simpanan, yang tidak dipajang di counter karena memang sudah cukup langka, dihargai antara Rp. 50.000,- sampai Rp. 70.000,-. Kalau CD biasa ditempatkan di tumpukan kardus, sedangkan CD simpanan biasanya diletakkan di kolong rak yang ada di belakang.

Untuk harga, pada dasarnya proses tawar-menawar bisa dilakukan. Hanya saja, jika cuma membeli satu atau dua CD, biasanya tak bisa dilakukan tawar-menawar. Kecuali untuk kondisi CD yang kurang mulus (baret, sampulnya sobek, dll), kemungkinan bisa ditawar.

Untuk kaset-kaset langka yang sudah tidak diproduksi lagi, sebagian kios biasanya memiliki koleksinya dengan harga jual antara Rp. 5.000,- sampai Rp. 50.000,- per kaset untuk jenis biasa (kaset yang belisensi). Sedangkan untuk kaset lama sebelum era lisensi dijual antara Rp. 10.000,- sampai Rp. 60.000,-, seperti produksi Aqurius, YESS dan Bilboard.

Sedangkan untuk kaset tahun 70-an seperti yang berlabel Perina, Monalisa, Lolita dan lainnya, malah bisa lebih mahal lagi. Namun perlu diingat, ini bisa ditawar hingga separuh harga, tergantung pada strategi penawaran.

Untuk mulai berburu, bisa dimulai dari kios-kios yang tak terlalu ramai di kota Anda, sampai pada kios-kios yang biasa menjadi tempat kunjungan bagi para pemburu koleksi kaset dan CD langka. Tujuannya adalah untuk mencari perbandingan, kalau-kalau ada koleksi yang menarik dengan harga yang lebih bersaing dan kondisi yang masih bagus.

Jika menemukan koleksi yang sudah menjadi incaran, usahakan bersikap biasa saja, atau bahkan pura-pura tak kenal dengan koleksi tersebut atau sama sekali tak berminat dan menawarnya dengan cara acuh tak acuh. Kemungkinan besar, penjual akan bersedia menjual murah daripada jika dia tahu kalau Anda benar-benar menginginkan koleksi tersebut.

Sebaliknya, jika menemukan koleksi yang menurut kita langka, lalu kita menunjukkan sikap seolah terkesima, bisa jadi penjual akan mematok harga jual yang tinggi. Tak usah heran jika pedagang yang sudah puluhan tahun menjual barang-barang koleksi semacam itu mengerti psikologi konsumen.