Tips Aman Berkendara saat Hujan dan Puasa

 Tips Aman Berkendara saat Hujan dan Puasa

BIBLIOTIKA - Biasanya, ketika bulan puasa datang, hujan juga mulai sering mengguyur bumi. Bagi orang muslim, suasana yang demikian tentunya menguntungkan karena bisa menjalankan ibadah puasa dengan tidak terlalu terasa berat. Rasa haus bisa sedikit berkurang karena musim hujan tidak membuat tenggorokan terlalu kering seperti saat musim kemarau. Tetapi repotnya, mobil jadi cepat kotor.

Lho, apa hubungannya?

Hubungannya simpel. Bulan puasa tentunya tidak menghentikan aktivitas Anda di luar ruang, bukan? Bagi anda yang sehari-hari menjalani aktivitas di luar rumah, tentunya di bulan puasa juga tetap harus menjalani aktivitas itu, dan bermobil tetap menjadi ‘makanan’ sehari-hari.

Nah, berbeda dengan hari-hari biasa yang tidak hujan dan tidak berpuasa, sekarang Anda akan sering menghadapi jalan raya dengan perut yang kosong, dan juga dengan jalanan yang seringkali basah dan licin. Karena itulah, tips berikut ini dibuat untuk membantu Anda menghdapi saat-saat semacam itu.

Tips untuk kelengkapan mobil

Pilihlah aksesori mobil yang tepat untuk menghadapi hujan. Ini akan membantu Anda menghadapi musim hujan. Namun tentu saja disesuaikan dengan dana yang ada serta kemauan Anda.

Tidak ada salahnya melengkapi mobil dengan aksesoris yang berguna untuk menghadang air hujan.

Ada beberapa piranti aksesoris kendaraan yang dianggap remeh namun sebenarnya sangat penting, seperti;
  1. Mud guard/Flap, disebut juga kepet roda mobil, sangat bermanfaat saat hujan deras bercampur lumpur.
  2. Wind shield atau talang air, berguna untuk sirkulasi udara saat hujan deras. Jika Anda termasuk perokok, akan sangat berguna karena asap tak berputar di kabin. Anda cukup membuka jendela sedikit dan membiarkan angin berhembus untuk memperlancar sirkulasi udara. Kalau perlu, pasang di seluruh bagian jendela mobil
  3. Karpet karet. Untuk mobil yang masih menggunakan karpet berbulu, sebaiknya berhati-hati. Jika hujan akan banyak lumpur menempel di alas kaki Anda. Sebaiknya lapisi dengan karpet karet untuk menghindari kotor.

Tips untuk menjaga stamina

Untuk Anda yang sering mengalami macet di jalan selama berkendara (sedangkan waktu berbuka puasa sudah tiba), tidak ada salahnya jika Anda melakukan persiapan, sehingga puasa tetap jalan, dan aktivitas tetap lancar.

Perhatikan jumlah kebutuhan kalori yang harus Anda konsumsi. Komposisi yang seimbang sekitar 60% sampai 70% karbohidrat, 15% sampai 20% protein, dan 20% mineral.

Untuk wanita dewasa membutuhkan 2.200 kalori, sedangkan untuk pria dewasa membutuhkan antara 2.500 sampai 3000 kalori perhari. Jumlah ini harus mencukupi saat makan sahur dan berbuka puasa.

Perbanyaklah mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, juga makanan berserat dan mengandung vitamin, misalnya pisang.

Siapkan bekal untuk berbuka sebelum berangkat untuk berjaga-jaga jika Anda terjebak kemacetan di jalan, sementara Anda jauh dari restoran atau penjual minuman dan makanan.

Bekal bisa berupa minuman hangat yang manis dalam termos untuk mengembalikan kadar gula darah yang turun selama puasa.

Untuk mengganjal perut, bawalah makanan ringan yang manis dan padat, misalnya roti atau donat. Paling tidak, Anda bisa bertahan 2 jam kemudian hingga sampai di rumah.