Panduan Pintar Mengelola Anggaran Keluarga

Panduan Pintar Mengelola Anggaran Keluarga

BIBLIOTIKA - Urusan mengelola anggaran rumah tangga atau anggaran keluarga sehari-hari merupakan salah satu hal yang vital karena kebutuhan-kebutuhan keluarga seringkali muncul secara mendadak. Apabila tidak ditangani secara serius, bukan mustahil anggaran keluarga akan sering mengalami kekacauan.

Nah, untuk mengantisipasi hal semacam itu, tak ada salahnya kalau mulai menetapkan anggaran keluarga dengan lebih baik, agar perjalanan rumah tangga dapat dikelola dan dihadapi secara lebih baik pula. Berikut ini adalah tips-tips dalam mengelola anggaran rumah tangga:

Yang paling pokok, sebagaimana kebanyakan orang, memang harus membuat daftar kebutuhan pokok setiap bulannya. Apabila dana memang terbatas, maka tak ada pilihan lain selain menunda kebutuhan sekunder atau yang tak terlalu penting.

Setiap kali ada kebutuhan lain yang muncul di luar daftar yang telah dibuat, bandingkanlah dengan yang tertera di dalam catatan daftar tersebut. Perhatikan dan pelajari manakah yang lebih penting.

Pikirkanlah argumen yang melandasi pemenuhan tersebut. Siapa tahu ada anggota keluarga lain yang mempunyai pertimbangan yang berbeda.

Perhatikanlah kebutuhan itu dari jangka waktunya. Memang tidak untuk setiap kebutuhan, namun hanya perlu persiapan sebulan atau beberapa minggu. Ada pula yang kadang membutuhkan waktu dalam hitungan tahun, seperti misalnya membeli rumah, kendaraan, biaya sekolah anak-anak, dana pensiun, dan semacamnya. Bisa dipilih investasi mana yang cocok untuk pengelolaan dana ini.

Berkaitan dengan kebutuhan jangka panjang, akan lebih baik kalau melakukannya dalam jadwal yang cukup awal, sehingga dana yang tersedia akan lebih dari memadai.

Di dalam membuat anggaran, jangan lupa untuk mencantumkan dana khusus untuk kebutuhan yang mendadak. Siapa tahu anak Anda tiba-tiba jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit, atau keluarga Anda yang lain membutuhkan ongkos untuk suatu keperluan mendesak yang tiba-tiba. Apabila ternyata dana atau anggaran cadangan itu tidak terpakai, maka sebaiknya disimpan di dalam tabungan.

Agar anggaran itu bisa mencakup kebutuhan seluruh anggota keluarga, maka perencanaan dan penyusunannya akan lebih baik apabila dilakukan secara bersama-sama.

Di dalam setiap pengeluaran, usahakan untuk bertanya pada diri sendiri; apakah ini memang mengarah kepada tujuan utama dalam jangka panjang?

Dengan memiliki patokan anggaran yang dibuat bukan berarti harus kaku hingga kebutuhan yang tergolong skala kecil dengan dana tidak besar harus selalu diabaikan. Selama kebutuhan utama bisa dipenuhi, maka hal itu bukan masalah. Namun tetap upayakan untuk selalu mempertimbangkannya terlebih dulu.

Kebutuhan anggota keluarga setiap masa akan berubah. Misalnya anak Anda yang masih kecil yang beranjak menjadi remaja, begitu pula dengan Anda dan pasangan sebagai orangtuanya. Karenanya, evaluasilah daftar itu dalam beberapa bulan, jangan sampai membeli barang yang tidak dibutuhkan lagi.

Apabila Anda memiliki hutang, jangan lupa untuk memperhitungkan pembayarannya. Ingat juga jangka waktu yang diberikan atas hutang itu.