Panduan Menyelamatkan Diri di Gedung Tinggi Saat Terjadi Bencana

Panduan Menyelamatkan Diri di Gedung Tinggi Saat Terjadi Bencana

BIBLIOTIKA - Tragedi yang menimpa menara kembar World Trade Center (WTC) beberapa tahun yang lalu semakin menyadarkan kita bahwa penting untuk mengetahui bagaimana cara menyelamatkan diri dari sebuah gedung tinggi, ketika terjadi hal-hal yang tak diinginkan semacam kebakaran, keruntuhan dan lain-lain.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus Anda ketahui jika bekerja atau tinggal di gedung tinggi:

Buatlah inisiatif dan melakukan pengecekan bahwa detektor asap telah diinstal di bangunan yang Anda tempati. Alat itu harus dicek setidaknya sekali dalam sebulan dan baterainya harus diganti setidaknya setahun sekali.

Jika Anda tak bisa atau belum melakukan hal itu, pelajari bagaimana cara penggunaan pemadam api. Setiap orang di gedung harus diajari cara menggunakannya dan jalur atau rute mana saja di gedung yang bisa dipakai untuk menyelamatkan diri jika kondisi darurat terjadi.

Perhatikan selalu tanda keluar dan biasakan diri dengan pintu darurat di gedung.

Jika kondisi darurat terjadi, yang harus dilakukan adalah:

Tinggalkan area kerja secara cepat dan segera. Mungkin ide yang bagus tak membawa satu barang pun saat mencoba menyelamatkan diri, karena pasti akan merepotkan Anda. Kecuali barang-barang kecil yang muat di saku Anda.

Bekerjalah dengan tim. Tunjuk siapa yang bertanggung jawab atas anggota tim darurat dan petakan peranan masing-masing. Dengan jalan ini akan mengurangi kepanikan orang-orang.

Pastikan bahwa semua orang sudah tercatat, khususnya mereka yang cacat atau tua.

Pilihlah tempat yang relatif aman untuk kumpul, misalnya di lobi, dan tinggalkan bersama sebagai satu kelompok setenang mungkin sementara ada yang mencari pertolongan.

Jika dalam kondisi seperti itu hanya sedikit orang yang bisa meningalkan gedung, maka dahulukan yang cacat dan tua, disusul wanita dan anak-anak.

Hal yang patut Anda catat, rasakan pintu yang akan Anda lalui. Jika dirasa panas, pasti di baliknya sudah berkobar api. Hindarilah, ambil pintu yang lainnya.

Adalah ide yang bagus untuk membiarkan bel atau lampu tetap menyala di tempat sentral bangunan yang setiap orang tahu untuk mengaksesnya. Dalam kasus terjadi gelap atau mati lampu, maka akan segera bisa diatasi.

Teruslah berjalan, hindari penggunaan lift untuk mencapai luar gedung.

Setelah sampai di luar gedung, jauhilah gedung. Jika ada korban yang menderita luka bakar serius, jangan mencoba memberi pertolongan. Anda bukan ahlinya. Minta saja ahli medis melakukannya. Bahaya mencoba menolong korban yang luka parah, bisa-bisa malah si korban akan cacat permanen dan Anda akan jadi kambing hitamnya.

Tetaplah tinggal di luar gedung, sampai pihak yang berwenang mengijinkan semuanya kembali karena dirasa kondisi sudah aman.