Panduan Memilih dan Menata Suiseki

Panduan Memilih dan Menata Suiseki

BIBLIOTIKA - Anda penggemar suiseki dan mengoleksinya untuk memperindah taman rumah Anda? Ada beberapa tips dalam hal memilih suiseki yang tepat untuk penghias tanaman, agar hasil yang diperoleh benar-benar nampak sedap dipandang mata. Berikut ini adalah tips-tipsnya:

Lihatlah dengan jelas warna dan bentuk batu dari sudut yang gelap. Lihat apakah warnanya terlihat hitam, abu-abu, hijau, coklat atau bahkan bercampur. Apabila warnanya hitam, itu jauh lebih baik untuk dipilih. Apalagi jika batu hitam itu berhiaskan bercak putih mineral yang ada di dalamnya, seperti kebanyakan batu yang didapat dari kawasan air terjun. Apabila Anda memperoleh yang seperti itu, biasanya harganya akan mahal.

Hindari batu yang permukaannya terlihat masih lunak, retak dan tidak bagus dilihat. Umumnya batu jenis ini memiliki kandungan material mineral tertentu sehingga agak rapuh dan warnanya dominan putih.

Ketika mengoleksi batu dari tepian sungai atau ketika Anda sedang memilih dari seorang penjual batu, maka Anda harus benar-benar memperhatikan keaslian dari bentuk batu itu. Pastikan tidak ada guratan bekas kerja tangan manusia yang membentuknya.

Setiap kali Anda memeriksa ragam batu bentukan untuk koleksi, perhatikanlah betul-betul komposisi bahan dan warna yang membentuk batu tersebut. Paling bagus apabila warna itu terlihat tegas, garis elemen yang membentuknya tampak, sehingga membentuk komposisi warna yang indah dilihat.

Jarang sekali bisa diperoleh batu yang membentuk figur tertentu dengan dasar rata, sehingga mudah dipotong. Untuk keperluan tersebut, maka untuk mengambilnya harus dibuat jarak antara batu yang berbentuk dengan areal potong. Ini perlu dilakukan agar ketika menata batu suiseki di atas nampan atau tatakannya bisa dibentuk dengan mudah


Tips dan panduan menata suiseki

Setelah memilih suiseki dengan tepat, sekarang Anda juga perlu tahu bagaimana cara yang tepat dalam menata suiseki koleksi Anda. Berikut ini tips-tipsnya:

Gunakanlah nampan yang permukaannya lebar dan bisa menampung air. Nampan yang dipilih bisa yang terbuat dari bahan plastik atau kayu, namun cukup awet untuk digunakan menampung air, sama seperti nampan yang biasa digunakan untuk menempatkan tanaman bonsai.

Letakkan suiseki di tengah nampan yang sudah diberi sedikit air atau pasir untuk memberikan efek yang lebih tegas bagi bentuk suiseki. Misalnya apabila suiseki berbentuk tebing, maka akan tampak makin indah apabila diberi kesan tebing yang berdiri di tepi pantai berpasir dan semacamnya.

Cara lain dalam menata suiseki adalah dengan memadukannya dengan tanaman atau bonsai. Kesan yang muncul akan jauh lebih indah daripada sekedar membiarkan bentuk suiseki secara utuh tanpa aksesori.