Mengenal Gerakan dan Sentuhan Seifukujutsu

 Mengenal Gerakan dan Sentuhan Seifukujutsu

BIBLIOTIKA - Di dalam seifukujutsu, setidaknya ada lima puluhan gerakan atau sentuhan yang ditujukan untuk mengatasi berbagai macam penyakit, dan berikut ini adalah beberapa sentuhan seifukujutsu yang tergolong sederhana dan mudah dipraktekkan.

Shitsuu: pijat sakit gigi

Pijat ini dilakukan dengan cara yang umum, khususnya pada bagian otot pundak, leher bagian belakang, sepanjang rahang digerakkan naik turun dengan menggunakan ujung jari telunjuk.

Biasanya, pijat ini manjur untuk mengatasi sakit gigi. Namun, apabila belum sembuh juga, maka kemungkinan sakit gigi tersebut disebabkan adanya bisul atau sebab lain dari akar gigi.

Hentou sen: pijat radang amandel

Pijatlah dalam-dalam pada bagian otot supraspinatus, yaitu pusat tulang selangka, hingga di bawah tulang, sisi kanan, kiri dan depan leher sampai segaris dengan sudut rahang.

Selain itu, pijatlah bagian belakang telinga sampai ke pipi dengan cara menekannya keras dan cepat.

Domori: pijat kelainan gagap

Dengan menggunakan ujung siku dan ujung jari, pijatlah keras-keras daerah di antara tulang belakang ketujuh sampai tulang kelima. Pijatan ini biasanya akan sangat sakit bagi pasien, namun harus tetap dilakukan meskipun si pasien terus menjerit kesakitan.

Selain itu, pijatlah juga dengan menggunakan ujung jari secara memutar pada daerah sekitar mulut dan di bawah lidah. Lanjutkan dengan memijat gigi, baik dari dalam maupun dari luar mulut, dan terakhir kuatkan pijatan pada bagian rahang bawah pasien.

Mimi nari: pijat telinga berdengung

Pijatlah otot-otot bagian punggung atas hingga ke tengkorak bawah. Mendekati tulang sumsum, pijatan dilakukan dengan ujung siku, dan setelah itu tekanlah ujung jari untuk kanan-kiri hidung dan pipi sekitar telinga. Tarik-tariklah daun telinga dan masukkan jari telunjuk ke lubangnya untuk melebarkan tekanan. Pijatan pada kulit kepala dan perut akan sangat membantu memulihkan kondisi normal telinga.

Beberapa jenis cacat tuli yang disebabkan oleh gangguan pada saluran eustachian (saluran yang menghubungkan hidung dan telinga), tidak dapat disembuhkan secara temporer, namun bisa dengan pemijatan teratur dan terarah pada telinga, leher dan tenggorokan.

Zu tsuu: pijat untuk pusing

Dengan pijatan yang dalam, sentuhlah otot-otot di dekat daerah tulang sumsum, mulai dari sacrum hingga tengkorak bawah, kemudian pijat kulit kepala, dan akhirnya tekanlah ujung jari pada otot-otot leher.

Urutlah tulang leher dan apabila mencapai bawah tengkorak berikan tekanan yang lebih keras.

Zen soku: pijat untuk asma

Pijatlah dalam-dalam pada otot bagian punggung dan leher, dasar atau bawah tengkorak, bagian tengah punggung yang dekat dengan tulang sumsum, lalu pindahlah ke bagian perut.

Selanjutnya, dengan ujung jari, tekanlah dalam-dalam bagian belakang dan bawah tulang selangka, dada bagian atas, dan ditutup dengan pijatan lembut pada kerongkongan dan hidung.

Ichou byou: pijat gangguan perut dan usus

Pijatlah dengan tekanan yang penuh pada tulang belakang ketujuh hingga ujung tulang sumsum. Kemudian, pijatlah juga kulit kepala dan leher belakang.

Lanjutkan dengan pijatan pada kaki dengan hati-hati pada otot-otot kedua sisi kaki. Pijatlah dengan ujung siku pada empat titik usus.

Seki tome: pijat untuk menghentikan bronkhitis atau batuk parah

Berikan pijatan yang dalam pada punggung di antara kedua belah pundak dan tekanan ujung jari pada bagian dada, tepatnya bagian atas dan bawah tulang selangka. Sebagai penyempurnanya adalah pijatan perut.

Terapi pijat adalah salah satu alternatif yang baik untuk meredakan gangguan paru-paru, seperti radang selaput paru disertai keluarnya dahak yang serius.

Chiku no shuu: pijat gangguan dalam hidung

Pada umumnya, pijatan ini dilakukan di bagian pipi di bawah telinga dan dekat hidung.

Tekanlah ujung jari pada kanan dan kiri tengkorak kepala, dan juga daerah gangguan hidung semacam bisul, baik dari luar maupun dari dalam. Kadang-kadang pijatan ini juga efektif untuk meredakan demam.

Hifu byo: pijat gangguan kulit

Sebagian besar kasus gangguan pada kulit disebabkan oleh ketegangan otot, sehingga memberi tekanan yang berlebih pada syaraf kulit. Untuk mengatasinya, berikan pijatan yang kuat dan keras pada punggung, di daerah pinggang dekat tulang sumsum, dan leher bawah.

Pijatan ini akan lebih baik dilakukan setelah mandi uap atau sauna. Bagi penderita disarankan untuk banyak minum air putih di antara waktu makan.