Macam-macam Penyakit dan Kejahatan di Internet, Serta Cara Mencegahnya (2)

 Macam-macam Penyakit dan Kejahatan di Internet, Serta Cara Mencegahnya

BIBLIOTIKA - Berdasarkan nama-nama dan penyakit-penyakit yang ditimbulkan sebagaimana yang telah dinyatakan di artikel sebelumnya (Macam-macam Penyakit dan Kejahatan di Internet, Serta Cara Mencegahnya 1), maka perbedaan antara virus dengan kutu komputer membuat program malware sulit dibedakan. Keduanya sama-sama memiliki sifat yang tidak diinginkan sekaligus merugikan dan merusak.

Virus, worm virus, termasuk trojan, bisa dihadapi dengan program khusus, yaitu antivirus. Sedangkan perkembangan penyakit atau kutu semacam adware dan spyware internet harus dihadapi dengan anti spyware dan anti adware.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa kategori penyakit pengganggu komputer yang ada saat ini.

Trojan, worm dan hijacker

Trojan adalah replika atau duplikat dari virus. Trojan dimasukkan sebagai virus, karena sifat program yang dimilikinya dapat bekerja dengan sendirinya pada sebuah komputer. Sifat trojan adalah mengontrol komputer secara otomatis. Trojan dimasukkan di dalam RATS (remote access trojans) dimana sebuah komputer dikontrol oleh program tertentu, bahkan beberapa trojan difungsikan untuk membuka komputer agar dapat dimasuki oleh komputer lain, dan diakses dari jauh.

Worm virus adalah virus. Kategori Worm dikelompokkan sebagai cacing internet. Fungsi utama worm adalah untuk melakukan serangan dan menyebar, serta mengambil data dan mengirim e-mail secara diam-diam dan acak.

Tetapi, di samping itu, saat ini worm juga dimanfaatkan untuk tujuan tertentu, semisal mengirim data pada sebuah komputer tanpa diketahui oleh pemiliknya.

Sedangkan hijacker adalah kondisi ketika seseorang masuk ke sebuah situs, dan secara tidak sengaja meng-klik sesuai permintaan yang ada pada tampilan situs. Di situlah kemudian program hijacker bekerja, dan memasuki fungsi browser komputer yang Anda gunakan, agar dapat dikontrol sesuai keinginan mereka.

Spyware

Spyware adalah program yang diam-diam telah masuk atau dimasukkan ke dalam komputer Anda, dengan tujuan mengambil data. Tujuan awal dari pembuatan spyware adalah mencari data dari pemakai internet, dan mencatat kebiasaan seseorang dalam menyelusuri dunia maya.

Bagaimana cara masuknya program spyware ini? Pada umumnya, program jenis spyware masuk secara langsung dengan mengelabui pemakai internet. Bisa saja seseorang sedang membuka sebuah website, dan secara tidak sengaja menerima sebuah pesan tertentu, dan melakukan apa yang dikehendaki oleh si pembuat pesan atau situs yang dikunjunginya itu.

Sebenarnya, spyware tidak berbahaya, karena hanya difungsikan untuk memata-matai komputer seseorang setelah berkunjung ke internet. Hanya saja, penyakit ini semakin hari semakin berkembang, dan spyware bahkan sudah dijadikan alat untuk mencari data pribadi pada sebuah komputer, diam-diam menggunakan koneksi internet Anda tanpa diketahui, atau menggunakan komputer Anda untuk menjadi mata-mata tanpa Anda ketahui.

Adware

Pada dasarnya, adware dibuat untuk difungsikan sebagai promosi atau iklan berbentuk banner. Adware masuk pada sebuah shareware yang digunakan seseorang, tetapi di dalamnya terdapat program yang difungsikan untuk tujuan iklan, yang kemudian disebut sebagai adware. Misalnya, program A diberikan secara gratis, tapi ternyata memiliki jendela kecil pada program tersebut, dan terus berganti-ganti gambar iklan.

Kategori di atas tentu saja masih dapat dikatakan aman, karena pembuat program tersebut memberikan programnya secara gratis, dan dia mendapatkan dananya dari iklan yang ditempatkan pada programnya. Hanya saja, program adware ini mulai dimanfaatkan terlalu banyak, sehingga terkadang sampai mengambil bandwidth atau beban koneksi internet yang terlalu besar, dan akhirnya membuat koneksi internet menjadi sangat lambat serta menganggu komputer ketika melakukan surfing internet.

Lebih parah lagi jika adware sudah masuk ke dalam komputer dan menjakiti program Windows. Karena ketika itu terjadi, maka ketika Anda membuka halaman internet, maka yang muncul adalah link ke situs yang ditentukan oleh program adware tadi. Hal paling menjengkelkan dalam hal ini adalah apabila jenis adware yang menjangkiti tersebut tidak dapat ditutup. Begitu satu pop up iklan muncul ditutup, tidak lama lagi muncul pop up iklan baru yang lebih banyak.

Bahkan, selain itu, adware juga dapat melakukan pekerjaan ganda untuk merekam data pengguna internet. Misalnya mencari tahu kemana saja seorang pemakai komputer melakukan surfing di internet, atau ingin mengetahui apakah orang itu juga mengunjungi pihak perusahaan pesaing yang sama. Artinya, dengan adanya adware, privasi seseorang mulai dapat dilihat oleh orang lain. Lebih dari itu, adware bukan hanya mengganggu privasi seseorang, tetapi juga mencuri bandwidth internet Anda secara diam-diam.

Baca lanjutannya: Macam-macam Penyakit dan Kejahatan di Internet, Serta Cara Mencegahnya (3)