Kumpulan Pantun Seputar Keutamaan Ilmu

 Kumpulan Pantun Seputar Keutamaan Ilmu

BIBLIOTIKA - Pantun adalah bentuk puisi yang terdiri atas empat baris yang bersajak dua-dua, dan biasanya tiap baris terdiri atas empat perkataan atau kalimat. Terkadang membentuk pola sajak a-b-a-b, atau a-a-a-a. Kadang pula membentuk pola sajak a-a-b-b. Dua baris pertama disebut sampiran, sedangkan dua baris berikutnya disebut isi pantun.

Berikut ini contoh-contoh pantun seputar keutamaan ilmu. Kalau anak Anda atau adik Anda kebetulan membutuhkan, contoh-contoh pantun berikut ini bisa dijadikan acuan.

Pergi ke pasar membeli baju
Baju baru berwarna biru
Mencari dunia butuhkan ilmu
Menuju surga pun dengan ilmu

Saat langit turunkan hujan
Bunga layu jadi merekah
Ilmu yang tak diamalkan
Seperti pohon tidak berbuah

Melihat-lihat bunga di taman
Taman indah selalu dirawat
Belajarlah dari kesalahan
Kelak bahagia akan didapat

Angkat barang di atas bahu
Barang besar terasa berat
Bila rajin menuntut ilmu
Selamat dunia sampai akhirat

Pergi ke toko membeli buku
Buku kimia juga fisika
Apakah tanda orang berilmu
Halus bahasa baik akhlaknya

Adik suka yang warna merah
Kakak suka yang biru muda
Hidup mudah lebih terarah
Dengan ilmu iman agama

Banyak acara ada baiknya
Banyak berzikir lebih berharga
Banyak bicara ada bagusnya
Banyak berpikir lebih utama

Kain sutera kain yang mahal
Biar mahal banyak yang suka
Apakah tanda orang berakal
Selalu menjaga tingkah lakunya

Benang diikat dalam ikatan
Ikatan benang dipintal-pintal
Elok manusia karena beriman
Elok ilmu karena beramal

Pergi ke pasar membeli labu
Labu matang berkulit kuning
Banyak harta tak punya ilmu
Bagai rumah tiada berdinding

Ambil kerikil mengangkat batu
Ada yang ringan ada yang berat
Jangan berhenti menuntut ilmu
Agar bahagia dunia akhirat

Menabur biji tumbuhlah bunga
Bunga tumbuh indah bentuknya
Tinggi jerapah karena lehernya
Tinggi manusia karena ilmunya

Agar sehat jiwa dan raga
Rajinlah selalu berolahraga
Banyak harta kita yang jaga
Banyak ilmu kita terjaga

Karena angin terbanglah bulu
Bulu menempel di atas baju
Tiada teman sebaik buku
Tiada penjaga sekuat ilmu

Mengambil kertas berwarna biru
Menulis surat untuk sahabat
Siapa yang rajin menuntut ilmu
Dunia digenggam pahala didapat

Karena air besi berkarat
Karena biji pohon berbuah
Mambaca buku banyak manfaat
Wawasan luas ilmu bertambah

Masuk toko membeli barang
Barang bagus untuk hadiah
Harta dibagi jadi berkurang
Ilmu dibagi malah bertambah

Pada sahabat hatiku rindu
Lama sudah tiada bertemu
Baik hidup hormati waktu
Baik waktu tuk tuntut ilmu

Gelas jatuh airnya tumpah
Air putih tawar rasanya
Kaya harta terkadang susah
Kaya ilmu selalu bahagia

Karena gelap memakai lampu
Lampu minyak terang dan redup
Rajin-rajinlah menuntut ilmu
Karena ilmu cahaya hidup

Karena sampah selokan mampat
Air menggenang tak bisa lewat
Orang pintar tak akan sesat
Karena ilmu membawa selamat

Megahlah rumah karena batu
Batu ditumpuk bersama bata
Bahagialah orang yang berilmu
Terang dunia sampai di surga

Pakai baju yang masih basah
Tubuh jadi dingin rasanya
Meski cantik elok dan indah
Otak kosong apa gunanya

Mencari ikan siapkan kail
Kail dilempar air berdebur
Tuntutlah ilmu sedari kecil
Sampai tiba di liang kubur

Asap tebal di dalam dapur
Karena tungku besar apinya
Kurang ilmu hati pun kufur
Karena kufur badan binasa

Peluk guling pejamkan mata
Jemput esok penuh pesona
Orang alim tak punya harta
Dihormati karena ilmunya

Panjang-panjang si pohon tebu
Putih ringan itulah kapas
Jika merasa manisnya ilmu
Orang tak kan sudi melepas