Kumpulan Pantun Seputar Hormat pada Orangtua

Kumpulan Pantun Seputar Hormat pada Orangtua

BIBLIOTIKA - Pantun adalah bentuk puisi yang terdiri atas empat baris yang bersajak dua-dua, dan biasanya tiap baris terdiri atas empat perkataan atau kalimat. Terkadang membentuk pola sajak a-b-a-b, atau a-a-a-a. Kadang pula membentuk pola sajak a-a-b-b. Dua baris pertama disebut sampiran, sedangkan dua baris berikutnya disebut isi pantun.

Berikut ini contoh-contoh pantun seputar hormat pada orangtua. Kalau anak Anda atau adik Anda kebetulan membutuhkan, contoh-contoh pantun berikut ini bisa dijadikan acuan.

Membaca buku di ruang tengah
Buku menyimpan banyak tulisan
Sayangi ibu hormati ayah
Jadilah anak yang budiman

Burung melayang di langit biru
Dari laut menuju darat
Hormati selalu orangtuamu
Agar selamat dunia akhirat

Sungguh ramai di dalam pasar
Orang berdesak mencari baju
Tak ada jasa yang lebih besar
Selain jasa ayah dan ibu

Anak sekolah menunggu lulus
Anak rajin tunggu juara
Tiada cinta yang lebih tulus
Setulus ibu pada anaknya

Anak ayam berlari-lari
Lari-lari dalam kandangnya
Betapa senang rasanya hati
Melihat ayah tersenyum bangga

Karena dingin tubuh menggigil
Pakai selimut dingin mereda
Kalau ayah ibu memanggil
Datanglah segera jangan ditunda

Sungguh terang sinar cahaya
Kilau bintang tak pernah redup
Kasih ibu membawa surga
Kasih ayah senangkan hidup

Hewan besar itulah gajah
Gajah berlari di dalam hutan
Kasih anak setinggi galah
Kasih ibu sepanjang jalan

Menulis angka di dalam buku
Dari sepuluh hingga seratus
Dapatkan restu orangtuamu
Hidup tenang jalan pun lurus

Mega putih bergerak-gerak
Bergerak pelan di langit biru
Sayangi selalu ibu dan bapak
Agar Tuhan menyayangimu

Obral barang harganya murah
Barang dijajar di atas tanah
Bila guru mengajar di sekolah
Orangtua mendidik di rumah

Wangi putih si kapur barus
Kecil-kecil lucu bentuknya
Tiada kasih yang lebih tulus
Dari orangtua pada anaknya

Fajar datang di langit biru
Iringi pagi yang sungguh indah
Ayah ibu memberi restu
Hidup pun akan terasa mudah

Adik kecil janganlah nakal
Kalau nakal tak ada jajan
Ayah bekerja memberi bekal
Doa ibu untuk keselamatan

Malam gelap bersinar bintang
Bulan berpendar penuh cahaya
Ayah dicinta ibu disayang
Buat mereka tersenyum bangga

Mekarlah mekar semua bunga
Agar makin indah kebunku
Sebesar-besar cinta yang ada
Terbesar cinta ayah dan ibu

Duduk diam bagaikan patung
Mengenang kawan jauh di mata
Hati ayah setinggi gunung
Hati ibu seluas samudera

Usai Selasa datanglah Rabu
Rabu hilang Kamis menjelma
Hormati selalu ayah ibumu
Karena mereka kini kau ada

Karena sakit lemahlah raga
Minum obat sakit berlalu
Bila hidup rindukan surga
Hormati selalu ayah ibumu