Kumpulan Pantun Seputar Belajar dan Sekolah

  Kumpulan Pantun Seputar Belajar dan Sekolah

BIBLIOTIKA - Pantun adalah bentuk puisi yang terdiri atas empat baris yang bersajak dua-dua, dan biasanya tiap baris terdiri atas empat perkataan atau kalimat. Terkadang membentuk pola sajak a-b-a-b, atau a-a-a-a. Kadang pula membentuk pola sajak a-a-b-b. Dua baris pertama disebut sampiran, sedangkan dua baris berikutnya disebut isi pantun.

Berikut ini contoh-contoh pantun seputar aktivitas belajar dan sekolah. Kalau anak Anda atau adik Anda kebetulan membutuhkan, contoh-contoh pantun berikut ini bisa dijadikan acuan.

Riak air menyentuh karang
Karang teguh tidak bergetar
Bila rajin belajar sekarang
Di masa depan menjadi pintar

Jalan lambat si kura-kura
Kalah cepat dibanding kuda
Bila rajin dan jadi juara
Guru senang orangtua bangga

Buah tumbuh karena benih
Pohon kuat karena berakar
Orang sukses karena gigih
Orang pintar karena belajar

Bunga-bunga bersemi
Tertimpa rintik air hujan
Rajin-rajinlah hari ini
Untuk cita di masa depan

Melihat langit di kala fajar
Embun melayang di udara
Giat belajar membuat pintar
Siapa pintar menjadi juara

Ada baju untuk pengantin
Baju baru beli di pasar
Ada waktu untuk bermain
Jangan lupa untuk belajar

Seperti bunga yang tumbuh mekar
Semerbak harum wangi baunya
Semasa kecil rajin belajar
Sewaktu besar tinggal mudahnya

Angin sepoi menyentuh daun
Daun bergerak di sela udara
Rajin dan giat bertahun-tahun
Hidup bahagia di masa tua

Melewati pinggir pematang sawah
Mendengar seruling anak gembala
Saat akan berangkat sekolah
Jangan lupa cium tangan orangtua

Hilang malam pagi merekah
Burung terbang sambil tertawa
Ayo kita berangkat sekolah
Dengan hati riang gembira

Cahaya kecil lampu berpijar
Menerangi gelapnya malam
Mendengarkan guru mengajar
Hati tenang pikiran paham

Siang habis datanglah malam
Malam sepi terasa syahdu
Bila ada yang belum paham
Jangan malu tanya ke guru

Gula madu manis rasanya
Air putih rasanya tawar
Tak perlu malu untuk bertanya
Itu tanda murid yang pintar

Lampu padam gelap gulita
Nyalakan lilin muncul cahaya
Kalau murid rajin bertanya
Guru pun senang menjawabnya

Saat malam muncul rembulan
Bulan bersinar di kegelapan
Malu bertanya sesat di jalan
Malas belajar sesat di ujian

Dari utara pergi ke barat
Mencari kawan yang lama hilang
Belajarlah selagi sempat
Sambut ujian yang akan datang

Pohon cemara hijau warnanya
Melambai pelan ditiup angin
Selalu ada perbedaannya
Antara malas dan yang rajin

Siang hari panas menerpa
Saat malam hujan membasah
Siapa yang ingin jadi juara
Harus rajin pantang menyerah

Mencium harum bunga mawar
Mawar terjatuh di atas aspal
Marilah kita rajin belajar
Agar dewasa tidak menyesal

Merasa jantung terus berdebar
Entah kenapa apa sebabnya
Resep mudah menjadi pintar
Banyak belajar rajin berdoa

Bunga mawar berbau harum
Semerbak taman penuh pesona
Besok sudah ulangan umum
Ayo kita belajar bersama

Bila lapar segera makan
Minumlah air bila dahaga
Bila ingin sukses ujian
Rajin belajar giat berdoa

Pagi-pagi membaca buku
Buku cerita petualangan
Patuhi selalu nasihat guru
Agar jadi murid budiman

Benih disebar di atas tanah
Tanah subur membawa berkah
Hormati gurumu di sekolah
Patuhi orangtua saat di rumah

Putih-putih bunga melati
Tebarkan harum dimana-mana
Tuntutlah ilmu sepenuh hati
Agar tercapai segala cita

Pipa air berputar-putar
Menyiram taman penuh bunga
Sedari kecil rajin belajar
Saat dewasa tinggal senangnya

Cuci baju dalam keranjang
Pakai setrika hilanglah kumal
Kalau kita malas sekarang
Esok lusa berbuah sesal

Kapal berlabuh tidak tenggelam
Nelayan pulang di sore hari
Si bodoh bermain siang dan malam
Si pintar belajar tiada henti

Karena adik hanya berbisik
Kakak jadi tidak mendengar
Tak ada waktu yang lebih baik
Selain waktu untuk belajar

Sungguh indah hiasan batik
Batik halus lembut kainnya
Apakah tanda orang yang cerdik
Panjang akal tak putus asa

Mengukir gambar di atas kayu
Melukis wajah di atas batu
Selalu hormat kepada guru
Karena guru pembekal ilmu

Kerjakan PR satu persatu
Lama-lama selesai juga
Bila patuh nasihat guru
Senang sekarang hingga dewasa

Bila fajar datang merekah
Mentari pagi bersinar cerah
Bila ada masa yang indah
Pasti masa saat sekolah

Bila ingin menjadi hebat
Baca buku tuntutlah ilmu
Bila ingin ilmu manfaat
Patuh hormat kepada guru

Batu kecil berputar-putar
Putar-putar di tanah datar
Di kala kecil rajin belajar
Saat dewasa menjadi pintar

Adik main boneka mungil
Boneka mungil diberi baju
Menuntut ilmu sedari kecil
Bagai mengukir di atas batu

Kapal melaut mencari ikan
Hembus angin terbangkan layar
Mencari ikan butuhkan umpan
Mencari pintar butuh belajar

Seperti biji yang ditebar
Perlu waktu tuk tumbuh subur
Jika sekarang rajin belajar
Di masa depan akan bersyukur

Sungguh asyik berjalan-jalan
Jalan-jalan di taman indah
Waktu sekolah harap liburan
Liburan lama rindu sekolah

Pohon tumbuh di dalam taman
Tumbuh panjang lewati pagar
Setelah usai waktu liburan
Sekolah lagi pikiran segar

Pergi ke pasar membeli kain
Kain dijahit menjadi jubah
Meski sedang asyik bermain
Jangan lupakan tugas sekolah

Siang malam terus turun hujan
Setelah lama kemarau panjang
Tak perlu panik waktu ujian
Belajar cukup hati pun tenang

Bangun pagi pikiran segar
Setelah lelap tidur semalam
Semakin banyak kita belajar
Semakin luas yang kita paham

Bila ada orang bicara
Dengar dulu jangan menyela
Bila ada resep juara
Belajar rajin salah satunya