Kiat Bijak Membelanjakan Uang THR

  Kiat Bijak Membelanjakan Uang THR

BIBLIOTIKA - Setiap menjelang hari raya, biasanya para pekerja memperoleh uang THR atau Tunjangan Hari Raya. Pasti benak Anda membayangkan banyak hal yang akan Anda lakukan dengan bonus lebaran yang kini ada di tangan.

Apa saja yang akan Anda lakukan? Sebelum memutuskan kemana saja uang THR itu akan melayang, berikut sejumlah tips yang mungkin saja berguna untuk Anda.

Gunakan untuk membayar hutang

Mengalokasikan dana THR untuk melunasi hutang berarti meringankan beban hutang di tahun mendatang. Apalagi jika masa jatuh tempo dan bunga hutangnya berlipat. Saat melunasi hutang, prioritaskan yang bunganya besar, misalnya cicilan rumah dan kendaraan. Setelah itu, bayarlah hutang yang bunganya lebih kecil.

Banyak orang yang merasa sayang untuk membelanjakan uang THR sebagai pembayar hutang. Namun, konsultan keuangan menganggap prioritas membayar hutang lebih bijaksana.

Banyak pula yang tertarik untuk menginvestasikannya. Pilihan menginvestasikan dana THR bisa dilakukan jika hasilnya lebih besar dari bunga hutang. Namun kebanyakan tidak demikian.

Tabung sebesar mungkin

Biasakan menabung setiap dana yang berlebih dalam satu bulan penghasilan. Jika mungkin, tabungkan dana THR Anda sebanyak mungkin. Idealnya, THR seharusnya bisa membuat Anda makin banyak menabung, bukan semakin besar membelanjakannya.

Fokuskan diri Anda untuk membeli produk investasi. Masukkan tabungan, buka deposito, beli emas, masukkan reksadana.

Belilah produk yang awet dan tahan lama

Sebagian dana THR Anda bisa digunakan untuk membeli produk yang awet. Jika Anda mengidamkan furnitur baru yang sudah lama Anda inginkan, dana THR bisa Anda gunakan. Atau ingin merenovasi rumah? Perhitungkan dengan baik dana yang bakal dikeluarkan.

Gunakan sisanya untuk memenuhi kebutuhan lebaran

Siapkan makanan, siapkan kue suguhan, siapkan angpau-angpau kecil untuk saudara atau keponakan kalau memang dibutuhkan. Tapi ingat, jangan berlebihan. Batasi pengeluaran lebaran Anda sampai sekitar 1,5 hingga 2,5 kali pengeluaran bulanan Anda.

Lebih dari itu, Anda akan terjebak menjadi jor-joran. Sebaiknya jangan terlalu memaksakan diri untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Tenang saja, tahun depan masih ada lebaran.