Kerokan: Terapi Penyembuhan dengan Konsep Yin-Yang

 Kerokan: Terapi Penyembuhan dengan Konsep Yin-Yang

BIBLIOTIKA - Urusan masuk angin mungkin dapat dikatakan sebagai urusan yang sudah sangat terkenal, karena banyak orang yang biasa mengalaminya. Penyakit ini memang dapat dibilang mudah mendatangi siapa saja. Meski terkesan ringan, masuk angin terkadang juga mendatangkan efek yang cukup merepotkan.

Karenanya, banyak orang yang kemudian menggunakan obat-obatan tertentu untuk mengusir masuk angin, mengkonsumsi jamu-jamuan, atau juga menggunakan terapi dan cara tradisional untuk mengusirnya.

Salah satu cara tradisional yang banyak dilakukan masyarakat dalam hal mengusir masuk angin adalah dengan melakukan kerokan. Terapi yang bisa dibilang diwariskan secara turun-temurun dari tahun ke tahun ini dipercaya dapat menghilangkan masuk angin dan memang banyak yang cocok dengan kemanjurannya, atau bahkan sampai ketagihan dengan kerokan.

Biasanya, masyarakat awam melakukan kerokan dengan menggunakan minyak atau balsam dan uang logam. Dengan mengikuti alur tulang belakang, uang logam digosok-gosokkan hingga kulit punggung menjadi merah atau memerah. Setelah itu, angin pun kemudian pergi meninggalkan tubuh, dan si penderita masuk angin jadi terasa lebih sehat.

Apakah memang terapi penyembuhan masuk angin dengan cara kerokan memang sesederhana itu? Ternyata tidak. Ada cukup banyak hal yang dapat dijelaskan di balik terapi tradisional yang satu ini. Bagi kalangan medis, kerokan memang tidak seratus persen dipercaya sebagai penyembuhan yang efektif bagi masuk angin, tetapi mereka juga tidak bisa menyangkalnya.

Apabila ditinjau dari sudut pandang pengobatan alternatif, maka kerokan tak bisa lepas dari teori akupunktur dan juga konsep yin-yang. Ketika orang menderita masuk angin, tubuh bagian belakangnya akan menjadi dingin dan suhu badannya akan menurun. Dengan kerokan, maka suhu bagian itu pun dihangatkan kembali untuk mencapai keseimbangan seperti semula.

Konsep yin-yang dalam kesehatan

Untuk dapat memahami pola keseimbangan tersebut, kita dapat menggunakan konsep yin-yang. Dasar pengobatan tradisional Cina membagi tubuh menjadi dua bagian, yaitu bagian dingin atau ‘yin’, dan bagian panas atau ‘yang’. Bagian tubuh panas (yang) meliputi kepala serta bagian belakang, sementara bagian tubuh dingin (yin) terdapat pada tubuh bagian depan.

Menurut konsep yin-yang, orang dapat dikatakan sehat apabila yin dan yang di dalam tubuh berada dalam keadaan seimbang. Apabila tidak seimbang, maka tubuh pun menjadi sakit. Ketika yin menurun atau meningkat, keduanya sama-sama menyebabkan masalah dalam kesehatan.

Nah, penyebab masuk angin ada dua macam, yaitu penyebab dari luar dan penyebab dari dalam. Angin merupakan salah satu penyebab dari luar. Sedangkan penyebab dari dalam biasanya adalah karena kebiasaan, kelainan organ-organ dalam tubuh, atau juga karena kelainan bawaan.

Istilah masuk angin tidak diartikan sebagai angin yang masuk ke dalam tubuh, melainkan suatu kondisi yang terjadi ketika tiupan angin menyebabkan suhu tubuh jadi menurun. Karena bagian belakang tubuh terkena angin, maka ‘yang’ turun dan kemudian terjadilah apa yang disebut sebagai ‘masuk angin’.