Herbal untuk Mengatasi Anemia, Bisul, dan Bronkhitis

Herbal untuk Mengatasi Anemia, Bisul, dan Bronkhitis

BIBLIOTIKA - Yang dimaksud dengan anemia atau penyakit kurng darah ini sebenarnya bukan berarti si penderita memiliki jumlah darah yang sedikit atau kurang, melainkan karena mengalami kekurangan zat darah merah yang disebut haemoglobin (Hb). Penyakit ini biasanya ditandai dengan rasa mudah lelah atau capek, kepala yang sering terasa berat atau pusing, dan mata yang berkunang-kunang, khususnya kalau berdiri setelah lama jongkok atau duduk.

Untuk mengatasi anemia atau kurang darah ini, Anda bisa menggunakan resep berikut.

Siapkan segenggam daun kacang panjang, lalu cucilah hingga bersih. Asapi daun kacang panjang itu di atas api hingga menjadi matang atau layu. Setelah itu, santaplah sebagai lalapan bersama nasi pada waktu Anda makan, sebanyak tiga kali sehari.

Mengatasi bisul

Bisul, dalam bahasa ilmiah disebut furuncu lus. Penyakit ini disebabkan oleh adanya infeksi dari kulit yang disebabkan basil yang disebut stapphy lococ. Basil-basil tersebut masuk ke dalam kulit melalui kelenjar-kelenjar minyak, kelenjar keringat dan kantong rambut. Kemudian, basil-basil itu menimbulkan radang yang berisi nanah. Nanah ini berasal dari basil-basil yang mati akibat melawan sel-sel darah putih di dalam tubuh.

Mula-mula, bisul biasanya ditandai dengan adanya bintik yang menyerupai jerawat atau benjolan-benjolan kecil yang semakin lama semakin meluas dan bertambah besar. Kulit menjadi kelihatan membengkak dan keras serta agak kemerah-merahan. Selanjutnya akan terasa panas dan sakit yang agak dalam.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan resep berikut ini. Siapkan daun sosor bebek sebanyak 6 lembar, lalu cucilah hingga bersih. Setelah itu digiling sampai halus, dan bubuhi dengan sedikit air garam. Gunakan ramuan tersebut untuk melumuri bisul dan di bagian sekelilingnya, kemudian balutlah dengan menggunakan kain yang bersih. Lakukan hal ini secara rutin dan teratur.

Mengatasi bronkhitis

Penyakit bronkhitis muncul karena radang pada cabang batang tenggorokan atau bronchi. Penyakit ini disebabkan oleh basil yang beterbangan di lingkungan sekitar. Bronkhitis dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bronkhitis biasa dan bronkhitis menahun. Kedua jenis penyakit ini sama-sama mudah menular.

Bronkhitis bisa pula beralih menjadi penyakit radang paru-paru atau TBC. Untuk hal ini, gejalanya biasanya ditandai hal-hal sebagai berikut: sering batuk-batuk pekat yang disertai dengan lendir, terasa nyeri dan panas pada bagian dada atau kadang-kadang tulang, pernapasan terasa agak sukar dan terasa sesak, juga kadang-kadang diikuti dengan suhu badan yang naik atau mengalami kenaikan.

Untuk mengatasi bronkhitis, Anda bisa memanfaatkan bunga atau kembang sepatu. Caranya, dua kuntum bunga atau kembang sepatu dicuci hingga bersih, kemudian ditumbuk sampai halus. Setelah itu beri satu gelas air matang dan bubuhkan sedikit garam. Peras dan saringlah bahan-bahan ramuan tersebut, kemudian minumlah air perasannya.

Lakukan hal tersebut secara rutin sebanyak dua kali sehari dengan dosis dua sendok makan setiap kali mengkonsumsi.