Cara Menyervis Sendiri Motor 4-Tak

 Cara Menyervis Sendiri Motor 4-Tak

BIBLIOTIKA - Mesin motor 4-tak juga memerlukan perawatan intensif agar performanya bagus dan tetap enak serta nyaman dipakai. Untuk keperluan perawatan ini dimulai dari yang paling ringan semisal mengganti oli mesin secara teratur, memeriksa accu, hingga penanganan yang lebih berat, semisal menyetel klep dan setelan karburator.

Berbeda dengan patokan untuk servis mesin 2-tak, mesin motor 4-tak memiliki patokan servis sendiri yang cenderung lebih cepat, yaitu antara 2000 sampai 3000 kilometer jarak tempuh.

Untuk penanganan servis yang ringan memang cukup mudah. Namun untuk servis yang berat, penyetelan mesin tidak bisa sembarangan. Untuk hal tersebut, harus ditentukan berdasarkan standar pabrik.

Contohnya, setelan klep pada Honda Supra telah dipatok 0.05 milimeter. Ukuran ini harus tepat, tidak boleh lebih ataupun kurang. Begitu pula dengan penyetelan atau setting karburator. Setting karburator yang tepat berfungsi agar proses pencampuran bensin dengan udara sesuai dengan yang dibutuhkan oleh mesin.

Apabila bahan bakar yang masuk seusai dengan takaran, maka performa mesin pun akan meningkat. Tetapi apabila campuran bensin dan udara tidak sesuai, maka mesin akan menjadi cepat panas, dan ini biasanya akan mengakibatkan laju motor jadi tersendat-sendat.

Nah, untuk selalu menjaga performa mesin motor 4-tak Anda, selalulah usahakan untuk melakukan servis secara berkala. Anda juga bisa melakukannya sendiri di rumah, dengan mengikuti tips berikut ini:
  1. Buka karburator, lalu tutup keran bensin dan cabutlah selangnya. Lepaskan mur penahan di intake dengan menggunakan kunci ring 8 milimeter.
  2. Lepaskan jarum skep dan periksa kondisinya. Standarnya adalah berada pada posisi ulir ketiga.
  3. Bukalah mangkuk karburator dengan menggunakan obeng kembang. Lepaskan pelampungnya, kemudian lepas pula main-jet dengan menggunakan kunci ring 7 milimeter. Untuk melepas pilot-jet, gunakan obeng minus untuk melepaskannya.
  4. Bersihkan main-jet dan pilot-jet dengan menggunakan udara bertekanan. Pastikan semua lubangnya menjadi bersih tanpa ada sesuatu yang menyumbat.
  5. Rakitlah kembali sesuai urutan, sekaligus periksa pelampungnya. Tinggi standar pabrik adalah 10,7 milimeter.
  6. Pasangkan kembali karburator pada tempatnya.
  7. Bersihkan filter udara dengan menggunakan air sabun. Keringkan dan olesi dengan oli tipis-tipis.
  8. Kemudian lakukan setting klep. Bukalah mur tutup klep bagian atas dan bawah dengan menggunakan kunci ring 17 milimeter.
  9. Lepaskan tutup magnet samping (besar) dan atas (kecil) dengan menggunakan obeng minus. Putarlah rotor magnet dengan menggunakan kunci sok T-14 milimeter hingga bertemu tanda Top (T). Untuk dapat melihatnya, periksa bagian tutup magnet kecil.
  10. Apabila sudah tepat pada tanda T, lakukan penyetelan klep dengan cara menyelipkan lidah pengukur (feeler gauge) 0,05 milimeter antara penyetel klep dan tangkai klep. Bila terasa seret sewaktu ditarik, maka berarti setelan sudah pas. Namun apabila terasa masih renggang, tahanlah baut setelan dan kencangkan mur pengunci. Rasakan sampai lidah pengukur menjadi seret.
  11. Pastikan setelan klep tidak berubah dengan cara melakukan langkah kompresi. Kemudian cek lagi dengan cara yang sama.
  12. Apabila setelan sudah pas, rakitlah kembali tutup magnet serta baut penutup klep sampai kencang.
  13. Kini beralih pada busi. Lepaskan busi dan periksa kondisinya. Apabila elektrodanya telah tipis atau insulatornya retak, segera ganti dengan yang baru. Setel kerenggangan elektroda dengan ukuran 0,6 milimeter sampai 0,7 milimeter. Setelah itu pasangkan kembali pada tempatnya semula.
  14. Cobalah hidupkan mesin motor sambil setel ulang karburator. Caranya adalah dengan menutup sekrup setelan udara, lalu buka 1,5 putaran berlawanan dengan arah jarum jam.
  15. Lalu setel baut putaran mesin. Putarlah searah jarum jam sampai berputar rata pada 1.400 rpm.