Cara Mengatasi Kemudi Mobil yang Terasa Berat

 Cara Mengatasi Kemudi Mobil yang Terasa Berat

BIBLIOTIKA - Kenyamanan dan keamanan adalah dua hal utama yang tidak terpisahkan bagi para pengendara. Permasalahan pada kemudi, misalnya, selain mengganggu kenyamanan, juga mengancam keselamatan Anda. Oleh karena itu, perhatikan lebih seksama setir mobil Anda sekarang juga. Berikut yang perlu diketahui seputar kemudi ini:

Kerusakan pada sistem kemudi dapat dengan mudah dideteksi, yakni dengan memperhatikan setir ketika Anda sedang berkendara.

Bila setir terasa berat, maka Anda harus segera memeriksa sistem kemudi kendaraan.

Hal yang harus Anda lakukan ketika menemui gejala tersebut ialah memeriksa tekanan angin ban depan.

Jika ternyata tekanan angin lebih rendah dari ketentuan standar, maka Anda harus menambahkan tekanan angin hingga mencapai kondisi standar.

Lanjutkan pemeriksaan Anda ke sistem power-steering.

Yang perlu juga diketahui adalah sabuk penggerak pompa power steering yang kendor atau rusak akan mengakibatkan kerja pompa power steering menjadi kurang optimal dan tekanan minyak juga menjadi tidak kuat.

Untuk mengatasinya, Anda harus mengganti komponen ini dengan yang baru.

Setelah itu lihat pula ketinggian minyak power steering di dalam tabung penampung. Jika berada di bawah batas ketinggian, segera tambahkan.

Perhatikan juga tanda-tanda kebocoran, seperti adanya gelembung udara atau busa dalam tabung, dan perhatikan kerusakan pada power steering, seperti bantalan pompa yang sudah aus. Begitu juga minyak power steering yang sudah lama tidak diganti. Minyak power steering yang sudah lama akan semakin banyak menyerap uap air, sehingga kemampuannya meneruskan tekanan hidrolik akan menurun. Sebaiknya kuras dan ganti minyak yang baru untuk power steering mobil Anda.

Selain itu, berbagai komponen sistem kemudi seperti ball joint dan bushing yang sudah aus juga menjadi penyebab beratnya setir.


Cara merawat power steering

Power steering adalah salah satu bagian penting pada kendaraan. Pasalnya, benda ini memudahkan kerja pengemudi dalam memutar roda, begitu juga dalam pengendalian mobil. Agar power steering bekerja secara optimal, rajin-rajinlah merawat perangkat sub mesin ini.

Cara merawatnya mudah saja. Pertama, usahakan untuk tidak menunda-nunda jadwal servis berkala dan power steering adalah salah satu perangkat yang wajib dicek.

Kedua, Anda bisa mengecek warna minyak rem. Jika warnanya merah berarti masih bagus, tapi bila telah berubah menjadi hitam, itu tandanya minyak rem sudah jelek dan harus diganti. Namun sebaiknya penggantian dilakukan di bengkel dan hanya dikerjakan oleh teknisi terlatih.

Ketiga, perhatikan volume minyak rem. Tidak disarankan untuk menggunakan power steering bila volume minyak rem di bawah tanda min (minimum), karena akan merusakkan seal dan komponen lain.

Keempat, gantilah minyak rem setelah 30.000 kilometer atau pemakaian satu tahun. Penggantian atau penambahan minyak rem harus sesuai dengan buku manual produsen mobil.

Kelima, pada saat servis rutin, mintalah mekanik untuk mengecek kondisi drive belt (belt penggerak pompa power steering yang berasal dari mesin).