5 Tips Pintar Seputar Membersihkan dan Merawat Lantai

5 Tips Pintar Seputar Membersihkan dan Merawat Lantai

BIBLIOTIKA - Jika Anda meninggalkan rumah dalam waktu lama, lantai rumah Anda pun biasanya akan dipenuhi debu. Ketika Anda pulang kembali, Anda harus membersihkan lantai yang berdebu itu. Yang menjadi masalah, ada banyak orang yang sangat sensitif dengan debu, sehingga aktivitas menyapu lantai yang penuh debu menjadi pekerjaan yang sangat menyiksa.

Kalau Anda harus menghadapi hal semacam itu, Anda bisa memanfaatkan ampas atau sisa teh yang masih ada di dalam teko teh Anda. Caranya seperti berikut.

Ambillah segenggam ampas teh dari teko teh Anda. Tiriskan ampas itu terlebih dulu, agar airnya tidak terlalu banyak, tapi usahakan agar juga tidak terlalu kering.

Nah, setelah itu sebarkan ampas teh tersebut pada lantai berdebu yang akan disapu. Setelah ampas teh menyebar rata, mulailah menyapu. Dengan cara ini, debu-debu tidak akan beterbangan selagi Anda menyapu, karena telah menempel pada ampas teh tersebut.


Tips membersihkan dan mengkilapkan lantai

Ingin lantai rumah Anda senantiasa bersih, keset, dan mengkilap? Ada cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan hal itu. Simak saja tips berikut ini.

Siapkan satu ember air hangat, kemudian tambahkan cairan pembersih lantai. Setelah itu, lakukan pembersihan lantai seperti biasanya. Air hangat menjadikan lantai lebih mudah dibersihkan, dan noda yang ada akan mudah dihilangkan. Nah, dengan cara yang mudah ini, lantai rumah Anda pun jadi besih, keset, dan mengkilap.


Tips merawat lantai dari material kayu

Untuk menghasilkan kesan klasik, orang kadang menggunakan material kayu untuk lantai rumahnya. Lantai kayu juga sering digunakan untuk ruangan yang ada di bagian loteng. Nah, untuk menghasilkan lantai kayu yang baik sebagaimana yang diinginkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya sebagai berikut:

Pilihlah jenis kayu yang tahan terhadap cuaca serta rayap. Untuk hal ini, Anda bisa memilih kayu semacam jati, eboni, ulin, damar laut, dan semacamnya.

Pastikan kayu yang digunakan untuk lantai tersebut memiliki kadar air yang sangat minimal. Mengapa? Karena kandungan air yang tinggi dapat membuat kayu menjadi memuai, susut, atau juga retak.

Kemudian, lakukanlah proses finishing dan pelapisan dengan zat anti rayap. Jika ingin mendapatkan tekstur permukaan, gunakan saja pelitur atau vernis, atau bisa pula dengan menggunakan cat kayu.


Tips merawat lantai keramik

Ketika baru dipasang, lantai keramik memang terlihat mengkilap dengan kilaunya yang cerah. Tetapi, seiring dengan berlalunya waktu, kilau keramik itu pun kian memudar dan lama-lama bahkan kadang menjadi kusam. Nah, untuk mengembalikan kilau keramik tersebut, Anda bisa gunakan tips berikut.

Ambillah cuka, kemudian tuangkan ke lantai keramik selama lima menit. Setelah itu gosok dengan kain pel hingga mengkilap, kering dan bersih. Cuka memiliki sifat asam yang mampu mengubah zat-zat tertentu. Nah, sekarang lantai keramik Anda bersih dan mengkilap lagi.


Tips merawat lantai semen

Lantai semen atau lantai plesteran, biasanya akan menjadi kusam dan terlihat kotor seiring berjalannya waktu. Hal ini disebabkan karena permukaan lantai semen memiliki pori, atau tidak rata sebagaimana halnya lantai keramik. Untuk merawat lantai semen agar selalu terlihat bersih, gunakan tips berikut.

Gunakan ampas kelapa dengan cara mengosokkannya pada lantai semen di rumah Anda. Ampas kelapa adalah parutan kelapa yang sudah diperas santannya. Setelah digosok, diamkan selama 30 sampai 60 menit, lalu ampas kelapa disapu hingga bersih.

Lakukan hal ini satu sampai dua kali seminggu, maka lantai semen Anda akan selalu terawat dan bersih.