Thomas Peterffy, Tokoh Pengubah Wajah Wall Street

Thomas Peterffy, Tokoh Pengubah Wajah Wall Street

BIBLIOTIKA - Thomas Peterffy masuk ke Amerika Serikat pada 1965 sebagai imigran dari Hungaria. Saat tiba di Amerika, bisa dibilang dia bukan siapa-siapa. Tetapi, karena dirinyalah bursa saham Wall Street bisa semodern sekarang. Saat ini, Thomas Peterffy dikenal sebagai pendiri Interactive Brokers Group Inc., perusahaan investasi, dan ia dikenang sebagai orang yang mengenalkan teknologi modern di Wall Street.

Thomas Peterffy lahir di Budapest, Hongaria, pada 1944. Saat tiba di Amerika pada 1965, dia bekerja sebagai arsitek. Lima tahun kemudian, pada 1970, dia mulai masuk Wall Street. Dia bekerja sebagai programmer di American Stock Exchange, dan tugasnya waktu itu membangun sistem electronic trading of securities.

Pada masa itu, dunia saham di Wall Street masih “kuno”, dalam arti belum memakai sistem yang terkomputerisasi. Para broker saham juga masih menggunakan radio untuk berkomunikasi, sehingga interaksi mereka dengan para pemilik dana saham sangat terbatas. Di tengah-tengah kondisi itu, Thomas Peterffy mengimpikan perdagangan saham di Wall Street akan lebih berkembang jika memakai sistem yang terkomputerisasi.

Selama bekerja di American Stock Exchange, Thomas Peterffy terus konsisten menggantikan proses manual dengan otomatisasi yang efisien, meski upayanya tidak bisa dibilang mudah, karena orang-orang pada masa itu sudah terbiasa dengan cara kerjanya yang belum tersentuh komputer. Sampai kemudian, pada 1977, Thomas Peterffy keluar dari kerjanya di American Stock Exchange, dan mulai merintis bisnis sendiri.

Setelah keluar dari American Stock Exchange, dia mendirikan Interactive Brokers Group Inc., perusahaan investasi yang ia impikan lebih maju dibandingkan perusahaan investasi yang telah ada di masa itu. Dia menerapkan model ide trading yang terkomputerisasi, dan mulai mengenalkan komputer jinjing ke lantai bursa pada 1983—sesuatu yang belum lazim pada waktu itu. Sebagaimana yang disebut di atas, para pialang saham waktu itu masih menggunakan radio sebagai alat komunikasi.

Dengan sistem yang terkomputerisasi, Interactive Brokers Group Inc. bisa dibilang sebagai perusahaan pertama di Wall Street yang menggunakan sistem elektronik modern. Lebih dari itu, perusahaan miliknya juga bisa memberikan informasi harga setiap saat untuk para klien, sementara para broker saham lain baru bisa memberi kabar/menghubungi klien mereka dua hari sekali. Dengan sistem yang canggih semacam itu, Thomas Peterffy pun mendapatkan klien jauh lebih banyak, dan dana yang dikelola perusahaannya melampaui rata-rata perusahaan lain.

Seiring berjalannya waktu, para broker saham lain di Wall Street mulai menyadari kekurangan mereka, sekaligus mulai mengakui kecanggihan sistem yang digunakan Thomas Peterffy. Meski pada mulanya mereka memandang sebelah mata sistem yang dikenalkan Thomas Peterffy, pelan-pelan mereka mulai mengadopsi sistem tersebut. Hasilnya, seluruh Wall Street kemudian berubah modern dengan sistem yang terkomputerisasi.

Kenyataan itulah yang menjadikan Thomas Peterffy tidak hanya dikenal sebagai pengusaha di bidang investasi, tapi juga dikenang sebagai pembaharu di Wall Street. Dia telah menjadi tokoh penting, yang mengubah perdagangan saham yang semula manual menjadi digital. Perusahaan Thomas Peterffy pun menjadi salah satu yang terbesar di Wall Street, dan dia diketahui memiliki kekayaan mencapai 10,9 miliar dollar, yang menjadikannya masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia.