Seputar Penggunaan Handphone di Restoran

  Seputar Penggunaan Handphone di Restoran

BIBLIOTIKA - Restaurant Industry Association, yang merupakan asosiasi restoran nasional di Amerika Serikat dan berbasis di Washington DC, melaporkan tentang survei yang telah dilakukan terhadap para pemilik dan pengguna handphone.

Hasil survei itu menunjukkan bahwa sebanyak 42 persen dari responden mengatakan kalau mereka menggunakan handphonenya ketika sedang menghadiri suatu jamuan makan di sebuah restoran. Kejadian semacam itu rupanya menginspirasi beberapa pengusaha restoran untuk memberikan peringatan untuk tidak melakukan percakapan telepon lewat handphone selama menyantap hidangan di meja makan.

Seberapa baik atau seberapa santun para pemilik handphone dalam memakai perangkat komunikasi canggih yang satu itu di tempat-tempat umum tercermin di dalam suatu statistik yang dikeluarkan oleh asosiasi perdagangan di Amerika tersebut. Statistik itu menunjukka bahwa setidaknya 20 persen dari restoran-restoran berkelas telah mengeluarkan suatu kebijakan mengenai pengunaan handphone selama berada di dalam restorannya.

Meski restoran, sebagai salah satu contoh tempat umum, terus melanjutkan kisah yang berhubungan dengan pelanggaran penggunaan handphone, namun isu mengenai pelanggaran penggunaannya belum juga menyebar ke seluruh pelosok negeri tersebut, apalagi di negeri kita.

Alasan untuk hal yang satu ini, seperti dinyatakan oleh restoran ternama di Amerika tesebut, adalah karena terdapat sedikit perbedaan antara seseorang yang berbicara melalui handphone dengan seseorang yang berbicara dengan rekannya yang duduk di meja di samping atau di sebelahnya.

Hal yang menjadi perhatian untuk masalah yang satu ini adalah percakapan yang diucapkan dengan keras adalah hal yang mengganggu, baik dilakukan melalui handphone maupun dilakukan secara langsung dengan orang di samping atau di sebelahnya.

Jadi, yang menjadi masalah utama adalah soal menjaga intonasi atau volume percakapan selama berbicara melalui handphone dengan orang lain di seberang sana. Etika dalam menggunakan handphone seperti ini tentunya tidak tercantum secara detail atau jelas di dinding restoran ataupun di tempat-tempat perdagangan semacam mall atau swalayan, atau di tempat-tempat umum lainnya. Hal seperti itu tidak pula diajarkan secara khusus di dalam suatu seminar.

Namun sebaliknya, etika menggunakan handphone semacam itu biasanya akan didapatkan ketika kita mengalaminya sendiri, baik sebagai orang yang berbicara di suatu tempat umum sambil melihat reaksi orang-orang di sekitar, ataupun sebagai orang lain yang turut menyaksikan orang lainnya yang tengah asyik berbicara melalui handphone sambil tak mengiraukan orang-orang di sekitarnya.