Panduan Menggunakan Layanan GPS

Panduan Menggunakan Layanan GPS

BIBLIOTIKA - Kalau Anda kebetulan menggunakan handphone yang telah dilengkapi dengan fasilitas dan layanan GPS, jangan ragu untuk memanfaatkan hal tersebut. Selain caranya tidak terlalu sulit, teknologi GPS akan membantu menunjukkan arah jalan yang benar, dan Assisted GPS yang ada di handphone juga dapat memberikan tingkat akurasi koordinat yang lebih tajam.

Saat ini, ada cukup banyak handphone yang telah dilengkapi dengan teknologi GPS ini, namun masing-masing vendor meluncurkan handphone yang juga memiliki fitur GPS dalam layanan yang berbeda. Tentu saja ini bukan masalah, karena perbedaan merek suatu handphone juga seringkali menyuguhkan bentuk dan cara penggunaan fitur yang berbeda, kan?

Namun, meskipun begitu, pada dasarnya fungsi dan cara pengoperasiannya tidak jauh berbeda antara satu handphone dengan handphone lainnya. Perbedannya biasanya hanya pada peta yang tersedia, yang tergantung pada pihak penyedia peta mana yang digandeng oleh vendor bersangkutan.

Nah, sebelum Anda menggunakan fasilitas teknologi GPS ini, tak ada salahnya kalau sekarang berkenalan terlebih dulu dengan cara penggunannya, sehingga segala sesuatu nantinya dapat direncanakan secara lebih terpadu dan lebih aman dan nyaman. Kita akan gunakan tahap-tahap tertentu agar pembahasan ini lebih mudah dipahami serta mudah diaplikasikan pada macam-macam handphone yang mungkin berbeda.

Tahap 1: Routing

Routing adalah perencanaan dari suatu ordinat awal ke titik koordinat yang dituju atau akan dituju. Koordinat awal bisa disetting berdasarkan current GPS position, address seacrh, my point dan setting GPS coordinat. Apabila memilih current GPS, maka akan tersaji info real time koordinat GPS, yang tentunya sinyal GPS di handphone haruslah dalam keadaan atau kondisi aktif untuk pointing.

Begitu pula halnya apabila memilih set GPS coordinate, maka setelah memasukkan koordinat GPS, sistem GPS di handphone akan melakukan proses pencarian lokasi yang dimaksudkan. Kedua proses ini dapat berjalan cepat dengan dukungan jaringan sinyal internet atau assisted operator handphone.

Apabila kita ingin mengirit pengeluaran pulsa, maka fungsi assisted bisa dimatikan, dan ini tentu saja konsekuensinya pada proses pointing yang menjadi lebih lama, karena handphone hanya akan mengandalkan koneksi sinyal GPS yang berasal dari satelit saja. Apabila kita memilih routing berdasarkan address search dan my point tidak harus terhubung langsung dengan kekuatan sinyal real time GPS.

Kedua pilihan tersebut terkait dengan kelengkapan database penyedia software POI atau Point of Interest. POI sendiri terdiri dari informasi jalan, pemukiman, rumah sakit, tujuan belanja, tempat ibadah, tempat wisata, dan lain-lain.

Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
  1. Pada menu utama pada NAVFone PPC, klik tab perencanaan untuk memulai routing.
  2. Pilihlah peta kota yang akan digunakan. Khusus untuk peta Jawa Bali tidak diuguhkan seamless city map.
  3. Pada perencanaan rute, terdapat set penting, yaitu pilihan rute jarak terpendek dan jarak tercepat.
  4. Lakukan penentuan titik koordinat.
  5. Penentuan titik berdasarkan pencarian alamat, dan pencarian akan dipandu dengan beragam info dari POI.
  6. Hasil pencarian terhadap suatu titik data bisa langsung dilihat pada wujud peta yang ada.
  7. Pencarian titik berdasarkan koordinat lintang dan bujur.
  8. Tampilan visual pada titik yang dicari akan menjadikan fungsi GPS dalam kondisi mati atau non aktif.

Tahap 2: Persiapan

Sebelum melakukan proses navigasi dari suatu titik awal ke koordinat tujuan, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dulu agar navigasi dapat berjalan lancar. Di antaranya adalah sebagai berikut ini:
  1. Lihat dan perhatikan koordinat GPS di handphone yang digunakan, lalu pastikan telah muncl info koordinat lintang dan bujur. Tentu saja hal itu akan ada apabila data GPS telah valid.
  2. Semakin banyak satelit yang menangkap sinyal GPS atau skyplot, maka dapat dipastikan proses navigasi nantinya akan menjadi lebih baik dan lebih optimal.
  3. Kekuatan tangkapan sinyal akan berpengaruh pada tahap awal pointing lokasi. Indikasinya adalah berupa warna hitam yang muncul di layar yang menandakan level kekuatan sinyal pada tiap satelit.
  4. Apabila tahap di atas sudah terlalui, maka tentukanlah apakah ingin menggunakan rute ulang otomatis atau re-routing. Kita tentu saja tidak perlu repot mengeset koordinatnya kembali dari sebuah lokasi tujuan tertentu.
  5. Apabila akan menempuh perjalanan yang jauh dan lama, tidak ada salahnya kalau mengaktifkan set mode malam hari. Mode malam adalah berupa perubahan warna pada layar  yang disesuaikan dengan set waktu.
  6. Untuk perjalanan yang aman, aktifkanlah sistem peringatan kecepatan. Sistem peringatan ini tidak hanya mencakup soal kecepatan, tetapi juga jarak pada suatu POI.

Tahap 3: Navigasi

Layar pada handphone pada umumnya tidak memiliki dimensi yang cukup besar atau luas, dan hal ini tentu saja akan membuat pengemudi kesulitan apabila harus menyetir sambil memantau navigasi. Lebih dari itu, konsentrasi pengemudi juga bisa terpecah. Untuk hal itu, coba perhatikan petunjuk-petunjuk berikut:
  1. Aktifkan fungsi navigasi suara. Navigasi suara sangat efektif di dalam memandu, terutama apabila kita sedang menyetir sendirian. Beberapa sistem navigasi dilengkapi dengan suara berbahasa Indonesia.
  2. Bukan tidak mungkin akan terjadi perbedaan informasi dari GPS, dan kita pun bisa mengalami kebingungan tentang tujuan. Untuk hal itu, aktifkan kehadiran fungsi kompas.
  3. Ilustrasi visual navigasi akan terdapat pada parameter kecepatan kendaraan, jarak ke titik tujuan dan jarak ke POI lainnya.
  4. Ketika mendekati titik akhir tujuan, maka akan muncul ikon bendera finish dan estimasi waktu tiba.

Tahap 4: Akhir dan rangkuman

Setelah kita sampai di tempat yang dituju, cobalah lihat rangkuman navigasi. Umpamanya dengan plihan rute jarak terpendek diketahui bahwa info total jarak dan jumlah tikungan. Selain info ini berguna untuk keperluan pribadi, tentu juga dapat dimanfaatkan oleh orang lain, semisal rekan kita, sehingga mereka tidak perlu tersesat untuk menuju ke suatu lokasi rumah seseorang.