Mengenal Teh Oolong dan Manfaatnya

 Mengenal Teh Oolong dan Manfaatnya

BIBLIOTIKA - Jenis teh ini mungkin kurang dikenal, namun bukan berarti tidak terkenal. Sudah banyak orang yang telah menjadi penggemar jenis teh yang satu ini.

Teh oolong terbaik di dunia kebanyakan diproduksi di Cina, India dan Taiwan. Satu kelebihan yang menonjol dari teh oolong ini adalah khasiatnya dalam mengatasi dan menanggulangi penyakit yang berhubungan dengan kulit.

Para peneliti di Shiga University, Otsu, Jepang, melaporkan hasil penelitian mereka dalam Archives of Dermatology, yang menyebutkan bahwa teh oolong dapat mengatasi dermatitis atopic, yaitu suatu gangguan yang menjadi penyebab kulit gatal atau kulit bersisik yang seringkali timbul pada bagian dalam siku, belakang lutut dan juga pada wajah. Dengan mengkonsumsi tiga cangkir teh oolong perhari, keluhan-keluhan menyangkut kulit tersebut akan dapat diatasi.

Pada awalnya, para peneliti ini mencobakan penelitiannya terhadap binatang, dan hasilnya menunjukkan bahwa teh oolong dapat menekan reaksi alergi. Hasil penelitian ini kemudian diujicobakan terhadap orang-orang yang menderita dermatitis atopic—suatu gangguan kulit yang disebabkan oleh alergi. Sebanyak 118 (seratus delapan belas) pasien diminta untuk meminum 1 liter teh perhari, yang dibagi menjadi tiga bagian atau tiga porsi dan diminum sesudah mereka makan.

Seiring dengan itu, para pasien ini juga tetap melanjutkan perawatan terhadap penyakit kulit yang mereka derita. Dua pertiga dari para pasien yang diteliti ini kemudian menunjukkan perbaikan setelah waktu satu bulan, tetapi sejumlah pasien lain segera membaik dalam waktu 1 sampai 2 minggu semenjak terapi. Enam bulan kemudian, 54 persen dari para pasien ini masih menunjukkan reaksi terhadap teh tersebut.

Senyawa polifenol yang dikandung di dalam oolong-lah yang dipercaya dapat melawan alergi dan menurunkan risiko penyakit-penyakit tertentu. Pada dasarnya, zat bernama polifenol ini bekerja sebagai antioksidan dan melakukan oksidasi terhadap radikal bebas sebagai respon terhadap alergan (zat-zat yang dapat membuat alergi). Antioksidan tadi melenyapkan radikal-radikal bebas; zat-zat yang dapat merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan penyakit apabila dibiarkan.

Berdasarkan kenyataan itu, maka teh oolong memang dapat diandalkan untuk mengatasi penyakit-penyakit yang berhubungan dengan kulit, khususnya yang disebabkan oleh karena alergi. Untuk mempercepat proses penyembuhan, para pasien dianjurkan untuk menghindari alergan atau zat-zat penyebab alergi, menggunakan pengganti sabun atau pelembab setelah mandi, juga menghindari detergen, wool, lanolin, juga makanan-makanan tertentu yang dapat mencetuskan alergi.

Proses pembuatan teh oolong

Proses pembuatan teh oolong bisa dikatakan tak jauh berbeda dengan proses pembuatan teh hitam, hanya saja ada perbandingan khusus, yakni tingkat fermentasinya tergantung pada tipe oolongnya. Variasinya adalah sekitar 20 persen untuk jenis oolong hijau, hingga 60 persen untuk oolong formosa klasik.

Apabila tingkat fermentasi yang diinginkan telah tercapai, maka proses itu harus dihentikan segera. Hal itu dilakukan dengan cara memanaskan daun-daun teh oolong tersebut pada panci yang bertemperatur tinggi.

Cara penyajian teh oolong

Siapkan teko atau poci untuk menyajikan teh. Jika tidak ada teko atau poci, dapat digunakan wadah yang tidak melepaskan bau dan juga tahan terhadap panas. Masukkan daun teh oolong sebanyak satu sendok kecil untuk setiap satu cangkir teh yang akan disajikan.

Untuk penyeduhan teh oolong dengan teh lainnya, gunakan air matang yang masih dalam keadaan mendidih. Setelah air dituangkan, tunggulah selama 3 sampai 5 menit untuk teh hitam, 1 sampai 3 menit untuk teh hijau dan 5 sampai 7 menit untuk oolong.

Waktu penyeduhan ini dapat diatur sendiri yang dapat disesuaikan dengan selera masing-masing orang. Setelah itu, saringlah dan sajikan.