Mengenal Teh Kombucha dan Manfaatnya

Mengenal Teh Kombucha dan Manfaatnya

BIBLIOTIKA - Mungkin, di antara jenis teh yang lainnya, jenis teh bernama kombucha ini yang paling tidak dikenal. Namun, meskipun begitu, justru teh inilah yang memiliki khasiat paling lengkap di antara semua jenis teh lainnya.

Teh yang satu ini bisa dibilang merangkum semua khasiat dan manfaat yang dimiliki oleh teh-teh lainnya, serta memberikan ‘bonus’ yang sangat luar biasa, yakni memberikan kemungkinan umur panjang bagi orang yang biasa mengkonsumsinya.

Teh kombucha berasal dari Jepang, dan nama ‘kombucha’ itu menjadi nama universal bagi teh ini meski kemudian muncul banyak nama untuk menyebut teh yang satu ini. Karenanya, jika Anda berminat dengan teh ini namun kesulitan untuk menemukan teh bernama kombucha, Anda bisa mencermati nama-nama lain yang mungkin dipergunakan untuk juga menyebut teh ini.

Nama-nama lain yang juga digunakan sebagai semacam pengganti bagi nama kombucha di antaranya adalah; olinka, volga spring, pichia fermentans, tschambucco, combuchu, tea kvas atau tea kwass, dan cembuya orientalis.

Bagaimana para ilmuwan dan para peneliti bisa menyimpulkan bahwa teh kombucha ini dapat membantu orang yang mengkonsumsinya untuk memperoleh umur panjang?

Barangkali apa yang disebut sebagai ‘umur panjang’ atau ‘panjang umur’ itu relatif sifatnya. Di kalangan kita (yang hidup di Indonesia), mungkin usia 70 sampai 80 tahun bisa disebut sebagai berumur panjang—karena kita sepertinya mempercayai kalau umur yang ‘standar’ hanya sampai pada usia 60 tahun. Begitu pula yang terjadi di Amerika. Konon, orang-orang yang hidup di Amerika bahkan sampai memperoleh semacam penghargaan jika dapat memiliki usia sampai 100 tahun.

Tetapi berbeda halnya dengan yang terjadi di suatu wilayah di Rusia, tepatnya di daerah bernama Kargasok. Di Kargasok, orang-orang yang mencapai umur 100 tahun tidak dianggap istimewa, karena di sana sudah biasa kalau orang mencapai usia setinggi itu. Lebih dari itu, orang-orang di Kargasok yang telah mencapai usia di atas 100 tahun ini tetap produktif, tetap sehat dan kuat, sehingga tetap dapat bekerja untuk menghidupi keluarganya.

Fenomena ‘aneh’ yang terjadi pada masyarakat di kawasan Kargasok ini kemudian menggelitik naluri para ilmuwan dan peneliti untuk melakukan penelitian terhadap kehidupan masyarakat di sana untuk menyingkapkan apa yang menjadi rahasia dari kehidupan panjang umur mereka sekaligus juga vitalitas fisik yang tetap mereka miliki hingga di usia senja.

Seperti yang telah diduga sebelumnya, rahasia panjang umur dari orang-orang di kawasan Kargasok ini disebabkan karena gaya hidup yang sehat, baik secara jasmani maupun secara rohani. Mereka menghindari rokok dan alkohol, dan mereka terbiasa hidup dalam rasa kekerabatan dan kekeluargaan.

Namun, di atas semua itu, ada hal yang ‘tidak biasa’ menyangkut penduduk di kawasan Kargasok ini, yakni mereka sangat gemar sekali mengkonsumsi suatu jenis minuman yang biasa mereka nikmati dalam kehidupan mereka sehari-hari. Para peneliti kemudian mengetahui bahwa minuman kegemaran para penduduk di kawasan Kargasok itu adalah teh kombucha—hanya saja orang-orang di Kargasok menyebutnya dengan nama ‘tea kvass’.

Dari situlah, dan dari hasil penelitian selanjutnya, kemudian para peneliti menyimpulkan bahwa teh kombucha ini memiliki peranan penting dalam memperpanjang usia.