Mengenal Istilah-istilah Hukum (1)

Mengenal Istilah-istilah Hukum

BIBLIOTIKA - Ketika membaca berita di koran, majalah, atau di internet, atau ketika menyimak siaran berita di televisi, sering kita menemukan atau mendengar istilah-istilah tertentu menyangkut dunia hukum. Biasanya saat berita yang kita baca atau kita dengar/tonton berhubungan dengan kriminalitas, pengadilan, atau hal-hal lain terkait dunia hukum. Sering pula, kita tidak langsung paham atau tahu arti istilah-istilah tersebut.

Untuk itu, berikut ini kita akan melihat istilah-istilah yang sering disebut, berkaitan dengan dunia hukum, beserta arti atau penjelasan maknanya. Daftar istilah berikut ini sedikit banyak akan membantu kita dalam memahami arti atau makna yang terkandung dalam istilah-istilah dunia hukum yang mungkin kita temukan, saat membaca atau menonton siaran berita.

Abolisi

Penghapusan terhadap seluruh akibat penjatuhan putusan pengadilan pidana kepada seorang terpidana, terdakwa yang bersalah melakukan delik.

Acara pemeriksaan singkat

Pemeriksaan terhadap perkara yang diancam dengan pidana penjara atau kurungan paling lama tiga bulan, dan atau denda sebanyak-banyaknya tujuh ribu lima ratus rupiah dan penghinaan ringan, kecuali perkara pelanggaran lalu lintas.

Acara pemeriksaan tindak pidana ringan

Tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara atau kurungan paling lama tiga bulan, dan atau denda sebanyak-banyaknya tujuh ribu lima ratus rupiah, dan penghinaan ringan.

Actio in pauliana

Tuntutan hukum untuk pernyataan batal segala perbuatan yang tidak diwajibkan yang dilakukan oleh pihak yang berutang, yang menyebabkan penagih utang dirugikan (pasal 1341 KUH Perdata).

Actor rei forum sequitur

Penggugat harus menggugat tergugat di pengadilan di tempat tergugat tinggal.

Actor sequitur forum rei

Pengadilan negeri di tempat tergugat tinggal (mempunyai alamat, berdomisili) yang berwenang memeriksa gugatan atau tuntutan hak.

Administrasi pengadilan

Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pengadilan untuk menciptakan efisiensi, akurasi dan konsistensi dalam sistem peradilan. Suatu struktur administrasi pengadilan dilakukan dalam rangka menunjang kerja hakim, dan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Administrasi pengadilan di antaranya meliputi pengawasan terhadap anggaran, penunjukan hakim dalam suatu perkara, menciptakan jadwal persidangan, dan mengawasi pekerjaan yang bersifat non-perkara

Administrasi perkara

Rangkaian kegiatan yang dibutuhkan dalam menangani perkara, dalam rangka penertiban dokumen data perkara semenjak pendaftaran perkara, persidangan, pengajuan upaya hukum, sampai pelaksanaan putusan pengadilan.

Advokasi

Tindakan untuk mempermasalahkan suatu hal/ide/topik tertentu.

Advokat

Orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar negeri, yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan undang-undang nomor 18 tahun 2003 tentang advokat.

Advokat/pengacara asing

Advokat berkewarganegaraan asing yang menjalankan profesinya di wilayah negara Republik Indonesia, berdasarkan persyaratan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Aequo et bono

Suatu istilah yang terdapat pada akhir dokumen hukum dalam peradilan, baik perdata maupun pidana, yang prinsipnya menyerahkan kepada kebijaksanaan hakim pemeriksa perkara. Arti harfiahnya, apabila hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya.

Ajudikasi/adjudication

Penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan; pengambilan keputusan.

Akta

Suatu tulisan yang dibuat dengan sengaja untuk dijadikan bukti tentang sesuatu peristiwa, dan ditandatangani oleh pembuatnya.

Akta autentik

Akta yang dibuat oleh/di hadapan pejabat yang diberi wewenang untuk itu oleh penguasa, menurut ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan, baik dengan atau pun tanpa bantuan yang berkepentingan, untuk dicatat di dalamnya; surat yang sejak semula dengan sengaja secara resmi dibuat untuk pembuktian jika terjadi sengketa di kemudian hari.

Akta di bawah tangan

Akta yang sengaja dibuat untuk pembuktian oleh para pihak, tanpa bantuan dari seorang pejabat.

Akta notaris

Akta yang dibuat di hadapan dan di muka pejabat yang berwenang untuk itu (notaris).