Mengatasi Gangguan Pencernaan dan Reumatik Ala Vegetarian

Mengatasi Gangguan Pencernaan dan Reumatik Ala Vegetarian

BIBLIOTIKA - Gangguan pencernaan, yang dalam istilah medis disebut dyspepsia, terjadi karena tingginya tingkat keasaman dalam darah. Tingkat keasaman ini menjadi tinggi apabila orang mengkonsumsi jenis-jenis makanan yang bersifat asam seperti daging, ikan, telur, minyak, gula, atau juga mengkonsumsi minuman semacam kopi atau alkohol.

Gejala dari gangguan pencernaan ini biasanya dapat ditandai dengan hilangnya nafsu makan, perut yang terasa kaku, dan juga rasa lemas yang berkepanjangan.

Makanan ala vegetarian yang dapat dianjurkan untuk mengatasi gangguan masalah ini adalah:
Daun-daunan hijau seperti kol atau kubis, sawi, atau selada (yang dimakan mentah).
Kelapa tua yang diparut dan dicampur dengan kemangi segar.
Yoghurt atau susu asam yang dicampur dengan sedikit air dan garam.

Untuk menunjang resep di atas, lengkapi terapi penyembuhannya dengan kebiasaan-kebiasaan berikut ini:

Hindari makan dalam jumlah terlalu banyak atau makan ketika dalam keadaan kenyang, karena hal itu akan memaksa lambung untuk bekerja lebih keras.

Akan lebih baik untuk tidak sarapan, dan apabila merasa lapar konsumsilah sari buah, khususnya nanas, jeruk, mangga atau pepaya.

Biasakanlah untuk makan malam di atas jam delapan malam, dan setelah itu berjalan-jalanlah dengan santai.

Biasakan pula untuk berpuasa, setidaknya dua hari dalam satu bulan.

Reumatik

Penyakit yang bisa dikatakan umum menyerang banyak orang ini disebabkan karena kadar asam yang terlalu tinggi, yang dicetuskan dari kebiasaan mengkonsumsi makanan atau buah-buahan yang bersifat asam. Untuk mengatasi penyakit ini sekaligus menetralkan kadar asam dalam tubuh, resep vegetarian merekomendasikan yang berikut ini:

Mengganti konsumsi buah-buahan yang bersifat asam dengan yang manis secara bergantian.

Menambahkan umbi-umbian serta kacang-kacangan, terutama kedelai, dalam menu makan sehari-hari.

Memperbanyak minum air putih, setidaknya 4 sampai 5 liter setiap hari.

Selain itu, ada baiknya untuk memperbanyak gerak badan, khususnya di pagi hari, membiasakan posisi tidur yang baik dan nyaman, serta berpuasa setidaknya dua hari dalam satu bulan.