Mengatasi Campak dan Demam Kuning dengan Herbal

 Mengatasi Campak dan Demam Kuning dengan Herbal

BIBLIOTIKA - Gabag atau penyakit morbili, terkenal pula dengan sebutan penyakit campak. Penyakit ini banyak menyerang anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun, namun tidak menutup kemungkinan dapat pula menular pada orang dewasa, terutama bagi mereka yang belum pernah terserang penyakit tersebut semenjak kecil.

Penyakit campak ini termasuk golongan penyakit yang disebabkan karena virus, dan tergolong pula sebagai penyakit yang menular. Campak atau gabag memiliki masa tunas antara satu sampai dua minggu.

Tanda-tanda yang biasanya menyertai penyakit ini adalah demam yang terasa mendadak, lalu timbul radang pada selaput lendir mata, hidung dan tekak, yang disertai dengan batuk dan bersin yang menyerupai salesma yang berat. Biasanya, pada hari keempat, demam akan naik dan kemudian muncul bercak-bercak merah pada kulit. Bercak-bercak itu selanjutnya berubah menjadi keabu-abuan, dan akhirnya hilang tanpa bekas.

Untuk mengatasi penyakit ini, Anda bisa menggunakan resep berikut.

Siapkan satu genggam daun asam, lima jari kunyit, dan sedikit garam. Semua bahan tersebut dihaluskan, kemudian direbus hingga mendidih. Setelah itu, minumkan air rebusannya pada si penderita setelah airnya dingin. Agar terasa lebih enak, tambahkan gula enau atau gula aren secukupnya.

Mengatasi demam kuning

Demam kuning atau yang dalam bahasa ilmiahnya disebut icterus jaundice ini menyebabkan kulit si penderita menjadi berwarna kuning. Begitu pula dengan air seni dan bagian matanya—juga berwarna kuning. Demam kuning disebabkan karena empedu dari hati mengalami gangguan (tersekat), yang dikarenakan adanya batu-batu empedu di dalam pembuluh empedu. Bisa pula hal itu terjadi ketika si penderita mengalami sakit malaria.

Penyakit demam kuning ini biasanya ditandai dengan nafsu makan yang berkurang. Mula-mula akan muncul warna kuning pada bagian putih mata, kemudian menjalar ke seluruh bagian tubuh, sehingga warna tubuh menjadi kuning.

Denyut nadi akan menjadi cepat sekali, dan bagian dalam mulut terasa pahit. Pada bagian kepala (depan dan belakang) terasa nyeri, kemudian menjalar ke tulang belakang dan terus ke bagian kaki. Selain itu, luka di kulit sulit sembuh, suhu badan naik sampai 39 derajat Celcius.

Untuk mengatasinya, berikut adalah resep yang dapat digunakan.

Siapkan dua buah tomat yang sudah masak atau matang, lalu rendamlah dalam air panas selama sesaat. Setelah itu makanlah tiga kali sehari, sebanyak yang diinginkan atau diperlukan.