Memahami Teknologi POC di Handphone

  Memahami Teknologi POC di Handphone

BIBLIOTIKA - Mungkin karena terinspirasi oleh teknologi radio konvensional semacam walkie-talkie, perangkat handphone pun kemudian memperkenalkan salah satu fiturnya yang baru, yang disebut sebagai POC (Push to Talk Over Celluler). Layanan ini tentu saja akan menjadikan handphone menjadi semakin lengkap fasilitasnya, sekaligus juga memberikan kemudahan bagi para penggunanya dalam berkomunikasi dengan banyak orang sekaligus.

POC adalah suatu layanan komunikasi suara yang berlangsung secara real time. Jadi, secara sederhananya, seseorang yang ingin berkomunikasi dengan beberapa orang sekaligus tinggal memencet tombol Push yang ada pada perangkat handphone miliknya, kemudian berbicara, dan semua orang yang ditujunya itu pun akan langsung mendengarnya semua. Sekelompok orang yang dihubungi secara langsung dan sekaligus itu lazim disebut ‘group’.

Tak berbeda jauh dengan pesawat walkie-talkie, maka setiap orang yang ingin berbicara melalui POC ini juga harus bergiliran. Yang ingin segera merespon atau menjawab harus memencet tombol Push tersebut, sementara yang tidak ingin menjawab bisa memilih sebagai pendengar saja agar tetap tahu informasi apa yang sedang diperbincangkan.

Tidak sama dengan sistem full-duplex pada panggilan handphone yang menggunakan sistem dua arah, maka POC menggunakan suatu sistem panggilan half-duplex atau sistem panggilan satu arah. Proses memulai komunikasi dengan menggunakan sistem ini dapat dibilang benar-benar instan.

Ide mengenai sistem POC ini diakui sangat terbantu oleh teknologi koneksi yang selalu on atau aktif, sehingga membuat panggilan dapat dimulai di antara dua orang yang tersambung dengan seluruh anggota group hanya dengan menggunakan tombol Push di handphone.

Layanan ala VoIP namun menggunakan perangkat handphone ini dioperasikan di dalam jaringan GSM / GPRS. Karenanya, operator-operator handphone yang sudah ada pun dapat langsung memanfaatkan fitur ini tanpa harus memperbarui jaringannya, khususnya kalau handphone-handphone yang mendukung layanan ini sudah mulai memasyarakat.

Perusahaan-perusahaan besar semacam Nokia, Motorola, Sony Ericsson ataupun Siemens sudah mengumumkan penyelesaian kerjasama dalam pengembangan POC ini, yang spesifikasinya berbasis IP Multimedia Subsystem atau IMS. Para produsen handphone ini juga telah menyerahkan spesifikasi fasilitas tersebut kepada Open Mobile Alliance atau OMA.

Handphone-handphone yang menawarkan POC di dalamnya biasanya dilengkapi dengan hands-free yang memungkinkan orang bebas menggunakan tangannya selama percakapan atau pembicaraan berlangsung. Handphone-handphone tersebut juga biasanya dilengkapi dengan software atau perangkat lunak dan antar muka pengguna POC.

Implementasi layanan POC ini menggunakan server POC dalam kerangka IMS. Server-server ini menangani pengendalian sesi dan group, streaming VoIP, pengendalian stream, provisi, manajemen pengguna individu dan juga group.

Cara menggunakan layanan POC di handphone

Bagaimana caranya membuat suatu group untuk bisa menikmati layanan POC ini? Bisa dikatakan caranya cukup mudah, bahkan tidak perlu menghubungi pihak operator terlebih dulu. Pengguna hanya cukup membuatnya sendiri dengan menggunakan fasilitas yang ada di perangkat handphone. Jadi para pengguna tidak perlu memberitahu operator handphonenya mengenai nomor-nomor mana saja yang masuk atau akan dimasukkan ke dalam group dalam layanan ini.

Teknologi yang berbasis akses pada data seluler digital ini memang dapat dibilang sangat efisien. Karena pembicaraan dapat dimulai secara instan, maka sumber daya radio dan transmisi yang dipergunakan hanya pada saat seseorang berbicara, dan bukan sepanjang sesi (memanggil dan menerima) seperti pada umumnya yang terjadi pada panggilan seluler biasa.

Dengan berbasis teknologi internet protokol atau IP, maka solusi POC secara dramatis meningkatkan efisiensi di dalam penggunaan sumber daya jaringan. Artinya, mesin jaringan tidak harus bekerja seberat ketika menangani panggilan seluler biasa.

Para pengguna yang bisa memanfaatkan layanan ini adalah perusahaan, hotel, retail, jasa perbankan, kurir, distributor, perusahaan konstruksi, rumah sakit, dan agen wisata serta bandara atau pelabuhan. Sementara bagi perorangan, fasilitas yang satu ini bisa dimanfaatkan untuk berkelompok dengan anggotanya untuk berdiskusi atau untuk ngobrol-ngobrol ringan, karena teknologi ini bisa dibilang murah meriah.

Layanan POC ini dipercaya merupakan suatu peluang baru dalam bidang komunikasi suara real time. Tetapi, satu-satunya kelemahan yang sepertinya belum dapat teratasi oleh teknologi yang satu ini adalah kualitas suaranya yang belum bisa sejernih seluler biasa. Tapi, meskipun begitu, tetap saja lebih bagus dan lebih jernih kalau dibandingkan dengan walkie-talkie jaman dahulu.