Memahami Gangguan Pencernaan dan Cara Mengatasinya

Memahami Gangguan Pencernaan dan Cara Mengatasinya

BIBLIOTIKA - Gangguan pencernaan adalah gangguan yang berhubungan dengan organ lambung atau perut. Sebagian besar dari kasus gangguan pencernaan bisa dikatakan tidak berbahaya dan bisa diobati dengan cukup mudah. Namun pada kasus-kasus tertentu, gangguan pencernaan bisa saja menetap, dan ini bisa menjadi gejala dari penyakit yang serius seperti tukak lambung, usus kecil, penyakit kandung empedu, atau juga kanker lambung.

Gejala-gejala dari penyakit gangguan pencernaan di antaranya; nyeri atau tidak enak pada perut bagian atas, nyeri panas seperti terbakar, khususnya pada bagian dada atau perut bagian atas (disebut dengan istilah herat burn).

Gejala lainnya adalah rasa penuh, yaitu terkumpulnya gas dalam lambung hingga menyebabkan penderita menjadi sering bersin atau bersendawa. Selain itu, mual dan muntah juga bisa menjadi gejala lainnya.

Penyebab dari gangguan pencernaan ini adalah iritasi atau peradangan pada bagian dinding lambung yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti makan yang tidak teratur, makan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit, keracunan makanan, alergi terhadap suatu makanan tertentu, terlalu banyak mengkonsumsi alkohol atau rokok, infeksi bakteri atau virus, karena obat-obatan tertentu, atau juga karena stres.

Selain itu, penyebab lainnya adalah karena adanya luka pada dinding usus (ulkus peptikum) atau juga karena luka pada dinding lambung (gastrik peptikum).

Gangguan pencernaan juga bisa berkaitan dengan diare atau ketidakaturan dalam buang air besar. Apabila gangguan pencernaan yang terjadi ini menyebabkan diare, maka tubuh pun biasanya akan kekurangan cairan atau kekurangan nutrisi. Nah, hal semacam ini bisa diatasi dengan madu, yang tidak hanya berfungsi mengatasi penyakit ini, namun juga dapat bermanfaat sebagai pengganti nutrisi yang hilang karena diare.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat ramuan ini adalah madu, garam, daun jambu air yang masih muda, dan air tajin (air rebusan beras yang telah masak).

Cara membuatnya adalah sebagai berikut; daun jambu air diremas-remas, sementara air tajin dipanaskan di atas api yang kecil, dan tunggu sampai mendidih. Setelah itu, masukkan madu sebanyak 2 sendok makan, lalu masukkan pula remasan daun jambu air tadi sebanyak 2 sampai 3 lembar.

Tunggu beberapa saat, kemudian angkat dan biarkan menjadi hangat. Sebelum diminum sewaktu masih hangat, tambahkan sedikit garam ke dalamnya.

Ramuan ini bisa dikonsumsi sesering mungkin selama terjadi gangguan, dan jika gangguannya telah mereda maka dosis atau takarannya bisa mulai dikurangi.